-->

Marigun Gelar Reses Perdana Masa Sidang ke-2 di Desa Batu Oge Pasangkayu

On Sabtu, Januari 29, 2022

MASALEMBO.COM


PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Anggota DPRD Provinsi Sulbar dari Partai Golkar dapil Pasangkayu, DR H. Marigun Rasyid, S.Sos.,SH.,MH melakukan reses perdana masa sidang ke-2, Sabtu (29/1/2022). Reses dilakukan guna menjaring informasi dan aspirasi masyarakat di Desa Batu Oge, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun Malei Risman B, tokoh masyarakat Halim, tokoh pemuda dan puluhan pemuda serta masyarakat Desa Pedongga.

Dalam sambutannya, H Marigun Rasyid menyampaikan permohonan maafnya karena baru pertama kali dapat menyempatkan diri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Batu Oge.

"Kabupaten Pasangkayu sangat luas, dan ini pertama kalinya saya bisa hadir di tempat ini. Saya berharap dengan kehadiran saya dapat membawa dan memegang amanah masyarakat Desa Batu Oge," ungkapnya.

Marigun juga mengungkapkan harapannya agar kehadirannya di DPR Provinsi Sulbar kiranya mampu membawa aspirasi masyarakat. Kata dia, ketika dipilih karena dianggap mampu membawa aspirasi masyarakat dan ia berjanji akan terus membawa dan memegang amanah sebaik-baiknya.

"Bila kehadiran saya di DPR Provinsi dapat membawa dan memegang amanah serta mampu menyerap aspirasi masyarakat dan merealisasikannya, maka hal itu akan membuat saya bangga," ujarnya.

Selain itu, Marigun juga berharap agar kehadiran dirinya di tengah-tengah masyarakat Desa Batu Oge dapat membantu kebutuhan masyarakat yang tidak terakomodir oleh Pemerintah Daerah.


"Perlu dipahami, meskipun ada indikatornya namun tidak semua usulan dan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan. Selama tidak bertentangan dengan aturan, saya akan berupaya agar aspirasi masyarakat dapat terealisasikan," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marigun menyampaikan agar kiranya masyarakat segera membuat proposal agar dapat ia bawa ke Pemerintah Provinsi untuk dibahas dan dimasukkan dalam program kerja tahun 2023 kedepannya.

"Sekiranya proposal tidak lewat dari Bulan Maret Tahun 2022 agar dapat terinput dalam sistem dan masuk dalam program tahun 2023 kedepan," harapnya.

Usai memberikan sambutannya, kegiatan dilanjutkan dengan mendengarkan aspirasi masyarakat. Beberapa usulan masyarakat muncul diantaranya tanggul pemecah ombak, fasilitas petani dan nelayan, training latihan kerja dan pengembangan destinasi wisata di Desa Batu Oge.

Selain itu, sejumlah warga juga meminta untuk memperhatikan renovasi atau perbaikan rumah ibadah. (Adv/eds)

comments