-->

Sambut Baik Kehadiran Pojok Statistik di Unsulbar, AST: Setiap Kebijakan Butuh Data

On Rabu, September 21, 2022

MASALEMBO.COM

Bupati AST, Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Rektor Unsulbar dan Kelala BPS Provinsi Sulbar meresmikan Pojok Statistik di Unsulbar. [FOTO: Prokopim Setda Majene]


MAJENE, MASALEMBO.COM - Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele bersama Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Rektor Unsulbar dan Kelala BPS Provinsi Sulbar bersama-sama meresmikan Pojok Statistik di Universitas Sulawesi Barat, Selasa 20 September 2022.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita yang disaksian para undangan.

Kepala BPS Sulbar, Tina Wahyufitri, menjelaskan, Pojok Statistik berfungsi sebagai media layanan dan promosi statistik dalam lingkup pendidikan khususnya perguruan tinggi. Pojok Statistik merupakan pusat layanan dan promosi statistik di perguruan tinggi, yang juga bentuk kolaborasi BPS Sulbar dan Universitas Sulawesi Barat.

Pada kesempatan itu, Bupati AST menyambut baik hadirnya Pojok Statistik di Unsulbar, mengingat kebutuhan statistik semakin tinggi.

"Setiap kebijakan yang diambil akan lebih terukur dengan tepat dan terarah jika berdasarkan data. BPS dinilai sebagai pembina statistik di Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi statistik di masyarakat," kata Andi Syukri.

"Semoga Pojok Statistik ini akan membantu memahami penggunaan statistik serta bermanfaat bagi mahasiswa," lanjutnya.

Rektor Unsulbar Aksan Jalaluddin menjelaskan, terdapat 27 program studi di Universitas Sulawesi Barat yang dinilai market table, salah satunya supaya mahasiswa tidak kesulitan mencari kerja.

Aksan mengatakan, kehadiran Pojok Statistik dari BPS juga akan mendukung jurusan informatika yang katanya tranding di Sulbar atau paling tinggi peminatnya, termasuk teknik sipil dan ekonomi dan manajmen.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran Pojok Statistik ini, semoga para civitas akademika Unsulbar bisa menggunakan fasilitas ini, khususnya dalam mengolah data untuk penelitian," pungkas Aksan. (Hr/Ril)

comments