-->

Hot News

KPU Polman Umumkan Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada 2024
Kamis, Desember 12, 2024

By On Kamis, Desember 12, 2024


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar telah mengumumkan hasil audit dana kampanye pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Polewali Mandar tahun 2024.

Pengumuman ini dikeluarkan berdasarkan tanda terima dan berita acara penerimaan hasil audit laporan dana kampanye pemilihan pasangan bupati dan wakil bupati Kabupaten Polewali Mandar tahun 2024 yang diterima oleh KPU Polewali Mandar.

Dalam pengumuman tersebut, KPU Polewali Mandar merinci jumlah dana kampanye, pengeluaran, dan saldo yang tersisa untuk masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati. Informasi lengkap mengenai hasil audit tersebut sebagaimana disajikan dalam tabel berikut:


Hasil Audit Dana Kampanye Pilkada 2024. (Sumber KPU Polman)


(Adv)

Tingkatkan Kapasitas Public Relation Pemprov Sulbar Gelar Rakor Agen Kehumasan se-Sulbar
Selasa, November 26, 2024

By On Selasa, November 26, 2024


MAMUJU,MASALEMBO.COM - Penjabat Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin membuka Rapat Koordinasi Agen Kehumasan se Sulbar guna penguatan SDM Kehumasan di era digitalisasi.

Kegiatan ini mengangkat tema Digitalisasi Media Pemerintah Sulbar di Era Digital. Melibatkan agen kehumasan seluruh instansi Pemda dan Forkopimda se Sulbar.

Pada rakor ini menghadirkan Dr.Hasrullah, MA (Pakar Komunikasi dari Univ.Hasanuddin) dan Anno Suparno (Praktisi Media & Komunikasi/TA Khusus Pj Gubernur), Anggi Mulyadi Ma’mur (mantan Pemred ANTV, eks komunikasi Stafsus Istana), Wiguna Taher (Eks Produser Trans7 dan Inilah.com), Kamaruddin Azis (blogger Makassar) Yusuf Wahil (Fotografer), Ma’ratu Saliha (analitik Media) sebagai pemateri dalam Rakor berlangsung di Graha Sandeq Kompleks Rujab Gubernur Sulbar, Senin – Selasa (25/11/2024)

Bahtiar menyampaikan, mengelola kehumasan harus dikerjakan secara keilmuan. Apalagi dalam mengurus lingkungan pemerintahan dan masyarakat.

Terkait pelayanan kepada masyarakat, dua jenis masyarakat yang harus dipahami, masyarakat secara langsung secara fisik dan masyarakat yang ada di dunia maya atau non fisik. Maka kehumasan dituntut untuk meningkatkan kapasitas.

“Kegiatan hari ini sungguh sangat bermanfaat, terima kasih telah merencanakan kegiatan ini,” ungkapnya.

Mantan Kapuspen Kemendagri ini juga berharap agar kehumasan membangun hubungan baik dengan perusahaan media, sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan baik di daerah maupun secara nasional.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfopers) Pemprov Sulbar, Mustari Mula menyampaikan agen kehumasan memiliki keterampilan sendiri, apalagi memiliki tugas membantu eksistensi organisasi.

“Era digital media penyebaran informasi adalah media digital, tercatat 89 persen di Sulbar adalah media online, ” ucap Mustari. (ADV)

Plh Sekprov Amujib Terima Kordinasi BPJS Kesehatan Sulbar
Sabtu, November 23, 2024

By On Sabtu, November 23, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pelaksana harian (Plh) Sekprov Amujib menerima kordinasi dari BPJS Kesehatan Sulbar di ruang rapat Sekda kantor Gubernur, Jumat 22 November 2024.

Hadir, Deputi Direksi Wilayah IX, Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan Kepeil IX, Asisten Deputi Perencanaan dan Keuangan, Kepala Cabang Mamuju, dan Kepala Cabang Polewali.

Plh Sekprov Amujib mengatakan kehadiran pimpinan BPJS Kesehatan untuk silaturahmi dan sekaligus kordinasi berbagai hal.

“Ini adalah terkait konsultasi dan kordinasi stokeholder terkait dalam hal ini BPJS Kesehatan Sulbar,” kata Amujib.

Ia menambahkan ada beberapa hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut terkait layanan kesehatan.


“Beberapa catatan terkait kewajiban daerah yang harus dipernuhi setiap provinsi termasuk Sulbar,” tambahnya.

Sementara itu, dibahas juga kesiapan Sulbar terhadap penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana pelayanan kesehatan.

“Termasuk bagaimana kesehatan kita untuk mendorong Universal Health Coverage (UHC) di Sulbar,” ungkapnya.

Sehingga, Amujib berharap seluruh stokeholder terkait untuk bekerja secara maksimal.

“Kita berharap seluruh stokeholder bergerak bekerja menjalankan fungsi masing-masing agar persoalan-persoalan yang dibicarakan hari ini tidak terulang pada pertemuan berikutnya,” tandasnya. (ADV)

Gerakan Pangan Murah, Distapang Sulbar Tawarkan Harga Lebih Murah di Pelabuhan Fery Mamuju
Sabtu, November 23, 2024

By On Sabtu, November 23, 2024


MAMUJU,MASALEMBO.COM - Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu program yang terus dimasifkan Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Provinsi Sulbar.

Program ini sebagai langkah Pemprov Sulbar dalam melakukan pengendalian inflasi. GPM rutin dilaksanakan empat kali sepekan menyasar sejumlah titik.

Kepala Distapang Sulbar Waris Bestari mengatakan, pelaksanaan GPM Jumat 22 November 2024 dilaksanakan di Pelabuhan Fery Mamuju, Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju.

“Hari ini kami kembali menghadirkan gerakan pangan murah, bekerjasama Bulog, kami menyasar tempat tempat yang mudah diakses masyarakat,” kata Waris.

Melalui GPM, kata Waris, keperluan masyarakat tersedia dengan harga yang lebih terjangkau. Adapun komoditi serta harga yang disiapkan pada GPM sebagai berikut

1.Beras Premium (Nur Madinah) sebanyak 2.000 Kg / 2 Ton
2.Beras Medium (Sinar Madinah) sebanyak 2.500 Kg / 2,5Ton
3.Telur Ayam Ras sebanyak 100 Rak
4.Beras SPHP Bulog sebanyak 500 Kg
5.Beras Premim Bulog Sebanyak 150 Kg
6.Minyak Goreng Kita Bulog sebanyak 240 Liter
7.Minyak Goreng Premium Bulog Sebanyak 24 Liter
8.Gula Pasir Bulog sebanyak 100 kg
9.Tepung Terigu sebanyak 40 Kg
10.Daging Ayam sebanyak 20.Ekor
11.Bawang Merah Sebanyak .17 Kg
12.Bawang Putih Sebanyak .14 Kg
13.Cabai Keriting sebanyak.5 Kg
14.Cabai besar sebanyak .4 Kg
15.Tomat

Waris berharap stabilitas harga kebutuhan pangan dan pasokan pangan di Sulawesi Barat tetap terjaga.

Selain itu, atas arahan PJ Gubernur Bahtiar Baharuddin, Distapang Sulbar berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten serta instansi terkait untuk melakukan langkah langkah guna mengantisipasi lonjakan harga jelang Natal dan tahun baru. (ADV)

Pemprov Sulbar Serahkan Ranperda APBD 2025 ke DPRD, Usung Tema Akselerasi Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
Sabtu, November 23, 2024

By On Sabtu, November 23, 2024


MAMUJU,MASALEMBO.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Paripurna Penyerahan Nota Keuangan Ranperda APBD 2025, di Gedung DPRD Sulbar, Kamis 21 November 2024. 

 Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras memimpin rapat Paripurna, didampingi Wakil Ketua DPRD Sulbar St. Suraidah Suhardi dan Plh.Sekprov Sulbar Amujib, dihadiri sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sulbar dan Anggota DPRD Sulbar

 Plh.Sekprov Sulbar Amujib menyampaikan, penyerahan Ranperda APBD tindaklanjut dari KUA PPAS yang telah disepakati pekan lalu. Hasilnya, beberapa asumsi yang diproyeksikan dalam RAPBD 2025 antara lain target pertumbuhan ekonomi 5,23% sampai dengan 5,79%, Angka Kemiskinan 9,00% - 9,74 %, Indeks Pembangunan Manusia 70,45, Tingkat Pengangguran Terbuka 1,4 persen-2,4 persen, Indeks Gini Ratio 0,345-0,348. 

 Adapun isu strategis yang menjadi fokus antara lain pertumbuhan ekonomi berkualitas, Kekmiskinan ekstrem, stunting, Perubahan iklim dan kebencanaan, Kemandirian fiskal daerah , Pemenuhan SPM, Transisi pasca Pemilu 2024 , Transformasi digital dan pelayanan publik , dan Ibu Kota Nusantara.

 
"Atas pertimbangan tersebut maka ditetapkanlah tema Pembangunan Daerah sebagai representasi dari Fokus utama sasaran Pembangunan Daerah yaitu "Akselerasi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat" ucap Amujib. 

 Amujib melanjutkan, Tema tersebut dioperasionalkan ke dalam 4 Prioritas pembangunan daerah yaitu Memacu pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif, Pemenuhan layanan dasar untuk kualitas hidup yang lebih baik, Peningkatan sistem mitigasi kebencanaan dengan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan hidup, Peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang melayani 

 "Keempat Prioritas pembangunan daerah tersebut telah tertuang dalam peraturan Gubernur Nomor 12 Tahun 2004 tentang rencana kerja pemerintah daerah provinsi Sulawesi Barat 2025," 

Adapun capaian target pendapatan dan belanja, untuk Pendapatan ditarget Rp 2.092.274.673.979 dan Belanja Rp2.070.473.854.903

 
"Diharapkan. Kondisi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat 2025, lebih baik dari 2024," pungkasnya. 

 Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras menjelaskan setelah menerima Ranperda APBD selanjutnya akan dilakukan pembahasan bersama anggota DPRD Sulbar melalui fraksi-fraksi. Rapat dilanjutkan untuk mendengar pandangan fraksi melalui Paripurna berikutnya. 

Amalia optimis dengan kerja keras dan kekompakan DPRD, maka RAPBD dapat diselesaikan tepat waktu. 

"Kita target selesai 30 November 2024," ungkapnya. 

 Pada rapat Paripurna penyerahan Ranperda APBD, juga dilakukan penyerahan SK Pimpinan DPRD tentang penyempurnaan hasil evaluasi Mendagri terhadap rancangan perda tentang RPJPD 2025-2045. (Adv)

Setelah Uji Coba Makan Gizi Gratis, Giliran Pemprov Sulbar Lakukan Makan Ikan Gratis
Jumat, November 22, 2024

By On Jumat, November 22, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Setelah Uji Coba Makan Gizi Gratis, Giliran Pemprov Sulbar Lakukan Makan Ikan Gratis. Kegiatan makan ikan gratis dilaksanakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP) Sulbar di SD Inpres Padangpanga, dan SD Inpres Puncak, Kamis, 21 Nopember 2024. Acara disambut antusias oleh siswa siswi SD ini, para siswa menikmati berbagai hidangan makan siang dengan lauk berupa ikan, telur dan susu yang disajikan secara gratis.

Ikan yang disajikan dalam kegiatan ini tidak hanya lezat tetapi juga mengandung nutrisi tinggi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan anak. Para guru, siswa, dan staf sekolah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan penuh antusiasme.

Ketua Pelaksana, Selfin Tiku menyampaikan bahwa acara ini merupakan bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan.

“Acara makan ikan gratis ini adalah salah satu bentuk perwujudan program Presiden Probawo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam menyelenggarakan makan siang gratis dan bergizi bagi anak SD,” kata Selfin.

Sehingga, dia berharap kegiatan bisa menjadi perhatian bersama, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya gizi bagi anak-anak.

“Kami berharap kegiatan ini dapat mengedukasi anak-anak dan orang tua akan manfaat besar dari makan ikan. Ikan merupakan sumber protein yang sangat baik dan sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak,” ujarnya.(ADV)

Percepatan Swasembada Pangan di Sulbar, Pemprov Sulbar Gandeng Unhas Persiapkan SDM
Senin, November 18, 2024

By On Senin, November 18, 2024


MAKASSAR,MASALEMBO.COM - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar bekerjasama di bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut dilakukan sekaitan dengan program Asta Cita Prabowo untuk mempercepat swasembada pangan di mana dibutuhkan ketersediaan SDM yang memadai. Selain itu tentunya juga demi pengembangan pendidikan di Sulbar.

Hal tersebut ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar Mitthar dengan Dekan Fakultas Vokasi Unhas Muhammad Restu, di Ruang Senat Lantai II Gedung Rektorat Unhas Makassar, Senin (18/11/2024).

Penandatangan kerjasama turut disaksikan Penjabat Gubernur Provinsi Sulbar Bahtiar Baharuddin, Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri Aras, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin, Muhammad Ruslin, dan jajaran Pimpinan OPD Pemprov Sulbar serta para kepala sekolah SMA / SMK se Sulbar. Hadir juga sejumlah Pjs Bupati.

Pj. Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menyampaikan, dalam mengelola suatu daerah dibutuhkan bimbingan dari ilmu pengetahuan agar setiap perencanaan dijalankan secara metodologis dan ilmiah. Selain itu diperlukan kecepatan dalam melakukan eksekusi dan lebih cepat dalam nenghasilkan produksi.

Olehnya Pemprov Sulbar membangun kerjasama dengan Universitas Hasanuddin, hal ini juga sebagai upaya mempercepat swasembada pangan seperti yang diarahkan presiden Prabowo.

Terkait prioritas presiden ini, kata Bahtiar Sulbar dengan potensi yang melimpah serta tanah yang subur, optimis swasembada pangan dapat diwujudkan lebih cepat.

“Olehnya itulah saya mohonkan kami dibantu, kita ingin mengejar daulat pangan, secepatnya kita melakukan pelatihan dan enam bulan kedepan dapat melakukan produksi. Sulbar memiliki potensi untuk membangun negeri ini. Saya optimis Sulbar bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru kedepan,” ucap Bahtiar.

“Dengan potensi Sulbar bisa kita capai tiga tahun yang harus kita siapkan, SDM, fakultas vokasi inilah yang bisa membimbing kami,” kata Bahtiar.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin berkomitmen mendukung program Pemprov Sulbar, utamanya dalam mempersiapkan SDM untuk mengelola potensi daerah.

“Kami langsung merespon, ini bagian dari bagaimana mengimplementasikan program presiden, kita masukkan agenda quick quont – tiga bulan kedepan ini sudah clear semua, kami minta kepala sekolah, dinas pendidikan dan dekan vokasi untuk langsung mendesain secepatnya, kira-kira seperti apa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.(Adv)

Di Hari Ultahnya ke-60, Sekda Sulbar Pamit Usai Dampingi 4 Gubernur
Sabtu, November 16, 2024

By On Sabtu, November 16, 2024

Muhammad Idris dilantik jadi pejabat fungsional di LAN RI Jakarta, 15 Nopember 2024. (Foto: Kominfo Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke-60, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris, resmi mengakhiri masa jabatannya pada Jumat (15/11/2024).

Selama lima tahun mengabdi di tanah kelahirannya, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Diklat Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ini telah mendampingi empat Gubernur Sulbar, yakni Ali Baal Masdar, Prof. Akmal Malik, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, dan Dr. Bahtiar Baharuddin.

"Terima kasih atas seluruh dukungan selama ini. Mohon maaf dan kami memohon ampunan kepada Allah atas khilaf dan salah kami sekeluarga," ujar Idris saat mengakhiri masa tugasnya.

Selepas pensiun dari jabatan Sekda, Idris akan kembali mengabdi sebagai dosen di LAN. Hal ini sesuai dengan Pasal 98 PP 11/2017 yang mengatur tentang jabatan fungsional.

Sebelum menjabat sebagai Sekda Sulbar, Idris memiliki rekam jejak yang panjang di LAN. Ia pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Diklat LAN RI dan Kepala LAN Makassar.

"Pengabdian lima tahun di tanah Malaqbi ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan," tutupnya. (Adv)

PJ Gubernur Bahtiar Baharuddin Beri Penghargaan Kepada Warga Sulbar Sebagai Pelopor Masyarakat
Rabu, November 13, 2024

By On Rabu, November 13, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM -Sebanyak 14 guru yang tersebar di seluruh kabupaten se Sulawesi Barat (Sulbar), Kadis DKP Sulbar, Suyuti Marzuki dan Kepala Desa Bonda, Abd Wahab, menerima penghargaan dari Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, Selasa, 12 November 2024.

Bahtiar Baharuddin mengungkapkan, penghargaan itu diberikan sebagai dukungan terhadap kinerja para penerima yang dianggap layak disebut sebagai pahlawan Sulbar masa kini.

“Pahlawan dalam kontes hari ini, bukan lagi kontes membentuk negara. Jadi, siapa orang yang bekerja melampaui panggilan tugasnya, itulah yang layak disebut pahlawan masa kini,” kata Bahtiar Baharuddin.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu juga mengungkapkan, para penerima penghargaan hari ini, merupakan orang-orang yang dengan sukarela melakukan pekerjaan melampaui tupoksinya.

“Memang kalau dilihat, guru-guru kita itu banyak melakukan inovasi-inovasi melampaui tugas-tugasnya. Misalnya, menjadi contoh atau teladan di masyarakat, oleh karenanya, pengabdian sosial itu justru juga harus dilakukan oleh guru-guru kita itu,” ungkapnya.

Lanjut Bahtiar Baharuddin menjelaskan, penghargaan yang diberikan sebagai motivasi bagi penerima untuk terus meningkatkan kinerjanya demi kemajuan daerah. Bahkan, kata dia, bisa menjadi motivasi bagi orang lain untuk melakukan pekerjaan layaknya pahlawan masa kini.

“Semoga ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi daerah yang kita cintai ini,” tutur Bahtiar Baharuddin.

Berikut nama-nama guru yang mendapat penghargaan dari Pj Bahtiar Baharuddin, beserta kabupaten asalnya.

-Arisal, Guru Pamong dari Kabupaten Polman
-Rosnaeni, Guru PPG Daljab dari Kabupaten Polman
-Rahman, Guru PPG Prajab dari Kabupaten Polman
-Muh Yusuf J, Guru SD dari Kabupaten Mateng
-Agustina, Guru SMA dari Kabupaten Majene
-Muhammad Natsir, Guru SMK dari Kabupaten Polman
-Arham Amullah, Guru SMP dari Kabupaten Majene
-Siti Alifiah Muslimin, Guru TK dari Kabupaten Polman
-Rahmadani, Guru Paud dari Kabupaten Mamuju
-St Mardiah, Guru SD dari Kabupaten Mateng
-Mardia, Guru SLB dari Kabupaten Majene
-Boslini, Guru SMA dari Kabupaten Mamuju
-Baso Misbahuddin, Guru SMK dari Kabupaten Polman
-Amriadi, Guru SMP dari Kabupaten Mamuju. (ADV)

Pj Gubernur Bahtiar Gelar Uji Coba Makan Bergizi Seimbang di SMK Negeri 1 Sumarorong
Rabu, November 13, 2024

By On Rabu, November 13, 2024


MAMASA,MASALEMBO.COM –Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin bersama PJ Ketua TPP PKK Sulbar Sofha Marwah Bahtiar dan Pj.Bupati Mamasa Muhammad Zain melakukan uji coba makan bergizi gratis di SMKN 1 Sumarorong, Rabu 14 November 2024. 

Pj.Bahtiar mengatakan belum lama ini telah mendapat pengarahan seluruh gubernur, bupati, TNI Polri, forkopimda untuk melakukan Makan bergizi seimbang gratis untuk seluruh anak anak sekolah kita. 

 “Pada 1 Januari 2024 negara sudah menyiapkan anggaran untuk program ini, dan hari ini Kita lakukan uji coba. Terima kasih atas seluruh dukungannya menyukseskan kegiatan melakukan uji coba program ini. Dan pada dasarnya kita harus siap menjalankan kedepan,” kata Bahtiar. 

 Pentingnya anak anak mendapatkan makanan bergizi sebab kedepan anak anak inilah yang akan memimpin negara kita. Maka mulai sekarang pastikan anak anak mendapatkan makanan yang bergizi, sehat. 

 “Ini bagaimana pemerintah merencanakan kesejahteraan bagi rakyatnya,” ungkapnya. 

 Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sumarorong Arnoldus bangga sebab SMK 1 Sumarorong menjadi tempat pertama pelaksanaan uji coba program makan bergizi gratis yang diselenggarakan Pemprov Sulbar. 

 Kata Arnoldus mengatakan, program ini mendukung proses pembelajaran bagi siswa dan menjadi muara bagi prestasi mahasiswa kedepan. 

 “Kami sangat bersyukur atas kesempatan dilaksanakannya uji Makan Bergizi Gratis di sekolah kami. Ini menjadi kebanggaan karena ini sekolah pertama,” ucap Arnoldus

 Arnoldus berharap kehadiran PJ Gubernur menjadi spirit bagi siswa, dan secara umum keluarga besar SMK 1 Sumarorong.  

 “Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan membawa spirit baru keluarga besar SMK dan warga Mamasa,” ungkapnya. (Adv)

PJ Gubernur Bahtiar Tebar 10 Ribu Bibit Nila Di Kolam Wisata Bukit Jati Gentungan
Rabu, November 13, 2024

By On Rabu, November 13, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Wisata bukit jati Gentungan di Kecamatan Kalukku yang selama ini tidak terawat dan terkesan terbengkalai akan segera difungsikan kembali. Namun kali ini, fungsinya akan bertambah sebagai tempat edukasi perikanan juga akan berfungsi sebagai kawasan wisata. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin saat berkunjung dan melakukan penanaman bibit pohon sukun serta penebaran 10 ribu bibit ikan nila di kolam Gentungan, Selasa, 12 November 2024

 Turut mendampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar Suyuti Marzuki dan bersama jajarannya.

"Sayang sekali tempat ini sudah dianggarkan miliaran, tapi tidak terawat dengan baik. Padahal bisa jadi tempat memancing dan bisa jadi pusat edukasi masyarakat di bidang perikanan," kata Bahtiar.

 
Makanya, dirinya memerintahkan Kepala DKP bersama stafnya mulai hari ini dikelola tempat ini dan akan dibuatkan Surat Keputusan (SK).

 "Supaya tempat ini terawat dengan baik dan bisa jadi lokasi pelatihan perikanan khususnya produksi ikan air tawar. Jadi siapapun mau belajar memelihara ikan air tawar khususnya nila, bisa ke sini," ungkapnya.

 Gedung-gedungnya akan dianggarkan tahun 2025, sehingga bisa digunakan tempat penginapan untuk berkegiatan.

 
"Jadi anak sekolah sampai mahasiswa bisa juga belajar disini. Kita betul-betul beri perhatian sebagai pusat pendidikan sektor perikanan," ujarnya.

 Apalagi, ini bisa menjadi potensi pendapatan asli daerah (PAD) Pemprov Sulbar kedepan. Makanya harus diperhatikan betul-betul.

 "Fasilitasnya sudah hancur sehingga tidak produktif, jadi kita harus rehab dan bisa menjadi salah satu tempat wisata di Mamuju," imbuhnya.

 Menanggapi itu, Kepala DKP Sulbar Suyuti Marzuki mengungkapkan akan menjalankan sebaik mungkin tugas tambahan yang diberikannya.

"Saya kira ini penugasan tambahan, karena memang kondisinya kurang mendapat perhatian bagus. Kita akan rapikan secepatnya dengan merapikan sedikit-sedikit," ucapnya.

Pertama, kolamnya terlebih dahulu akan dimulai dibenahi sehingga bisa terkelola dengan baik.

"Kita akan gali biar ada pintu air. Jadi saat pengurasan airnya bisa terkuras tampa menggunakan mesin. Intinya bagaimana membangun rantai produksi perikanan karena itu selama ini terputus, ada induk tidak ada bibit begitupun sebaliknya," tandasnya. (Adv)

Pj Gubernur Bahtiar Pastikan Pilkada Sulbar Berlangsung Luber Jurdil
Kamis, Oktober 31, 2024

By On Kamis, Oktober 31, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pemerintah Provinsi  Sulawesi Barat menggelar komunikasi sosial dan pembahasan isu-isu strategis bidang ketahanan ekonimi, sosial dan budaya dalam rangka pilkada aman, damai dan harmoni, Kamis, 31 Oktober 2024.

Penjabat Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin mengungkapkan, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulbar akan mendukung dan memastikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Sulbar berlangsung aman, damai dan harmonis.

"Kalau pilkada itu, sudah ada penyelenggaranya, yakni KPU dan Bawaslu. Apapun tentang pilkada, KPU dan Bawaslu ini institusi yang secara legal, hukum dikonstitusi dan undang-undangnya diatur demikian," kata Bahtiar Baharuddin.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan memastikan peningkatan partisipasi pemilih di provinsi ke 33 ini, pada Pilkada serentak yang bakal diselenggarakan 27 November 2024 mendatang. 

"Nah, kami ini semua mendukung bagaimana mamastikan Pilkada serentak 2024, partisipasi pemilihnya menjngkat, karena 2020 kalau tidak salah 81 persen partisipasi pemilih di Sulbar. Bisa nggak 82 atau 90 persen, atau minimal mempertahankan yang ada," ujarnya.

Lanjut Bahtiar Baharuddin menjelaskan, pihaknya akan memastikan semua pihak, baik peserta Pilkada Sulbar maupun pemilih, diperlakukan secara adil dengan semboyan KPU, yakni Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (Luber) Jujur dan Adil (Jurdil).

"Jadi, orang merasa bergembira menghadirkan pilkada itu sukaria, tidak menegangkan, karena ini pilkada bukan sesuatu yang menegangkan. Siapapun calon kepala daerah, pasti niatnya sama, mau membangun daerah ini. Hanya mungkin, gagasannya yang ditawarkan berbeda-beda, tetapi pasti niatnya sama untuk membangun daerah," pungkas Bahtiar Baharuddin.

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri itu pun berpesan, siapapun nanti yang terpilih jadi bupati dan wakil bupati, serta gubernur dan wakil gubernur, harus tetap didukung, karena itulah pemimpin yang dipilih secara resmi oleh rakyat.

"Kita harus banyak menarasikan kebersamaan dan persatuan. Dengan demikian, Sulbar ini akan solid untuk memasuki tantangan baru, karena di depan kita ada peluang yang luar biasa untuk Sulbar," tuturnya. (Adv)

Pj Gubernur Bahtiar Resmikan Pengoperasian Fasilitas Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun
Kamis, Oktober 31, 2024

By On Kamis, Oktober 31, 2024

Pj Bahtiar dan rombongan mengunjungi pabrik limbah B3. Dimana rombongan melihat secara langsung proses pengolahan. (Foto: Kominfo Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin meresmikan pengoperasian fasilitas pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) insinerator di kantor UPTD Pengelolaan Limbah B3 DLH Sulbar di Dusun Garuda, Desa Papalang, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Kamis 31 Oktober 2024.

Peresmian ditandai dengan penandantanganan prasasti UPTD limbah B3 Pemrpov Sulbar, termasuk ditandai pembukaan tirai.

Selanjutnya Pj Bahtiar dan rombongan mengunjungi pabrik limbah B3. Dimana rombongan melihat secara langsung proses pengolahan.

Hadir, Wakil Ketua DPRD Sulbar Aris Munandar, perwakilqn Forkopimda, Kepala DLH Sulbar Zulkifli Manggazali, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.

Selain, mengolah limbah B3 Sulbar, pabrik limbah ini juga akan mengolah limbah yang berasal dari Sulteng dan Kalimantan Timur.

"Bantuan ini dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3)," kata Zulkifli.

Ia menambahkan pembangunan fasilitas ini dimulai sejak tahun 2021 lalu, kemudian dilakukan uji coba dan selanjutnya pada tahun 2023 dilakukan serah terima Kementerian ke Pemprov Sulbar.

"Kita juga mendapatkan hibah dari Kementerian satu unit truck sebagai pendukung sarana pengelolaan pengangkutan limbah B3," bebernya.

Kementerian juga menerbitkan surat kelayakan operasional pada bulan Mei tahun 2024.

Pengelola limbah B3 insinerator David menuturkan mesin hibah ini memang diperuntukkan untuk Provinsi Sulbar.

"Ini bisa menambah PAD bagi Pemprov Sulbar, baiknya untuk masyarakat pekerjanya pasti diambil dari sini, bisa 80 persen bahkan 100 persen," ucap David.

Sedangkan, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin mengapresiasi DLH Sulbar yang sudah mampu membangun komunikasi dengan Kementerian.

"Kalau sukses harus kita sampaikan dan apresiasi. Tinggal Dinas Kehutanan juga harus menuntaskan programnya dimana pembuatan laboratorium kultur jaringan agar bibit tidak lagi manual karena sama Kementerian," ucap Bahtiar.

Sementara itu, keberhasilan ini juga tidak lepas peran dari DPRD Sulbar, karena satu sistem Pemprov dan DPRD.

"Tinggal kita anggarkan untuk isolasi wilayah ini, SOP disiapkan agar tidak sembarangan masuk daerah ini, termasuk warga," ujarnya.

Dia mewanti-wanti agar insinerator tetap beroperasi, apalagi harga barangnya yang mahal harus dimanfaatkan.

"Kita bangun kerjasama semua pihak mulai limbah Rumah Sakit, Puskesmas, hingga klinik bisa ditangani. Segera buat surat ederan ke masing-masing Pemkab," imbuhnya.

Selain itu, ini bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah, sehingga harus dikelola dengan baik.

"Biayanya pasti lebih murah, karena tidak lagi mengirim keluar daerah limbahnya. Bisa kerjasama lembaga swasta termasuk lembaga seperti Kadin. Yang penting perhatikan keamanan bagi masyarakat setempat," tandasnya. (Adv)

Uji Coba Makan Bergizi Gratis, Majene Siap Jalankan Program Presiden dan Wapres
Rabu, Oktober 30, 2024

By On Rabu, Oktober 30, 2024


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pemprov Sulawesi Barat bersama Pemkab Majene melaksanakan uji coba makan bergizi gratis di SD Negeri 2 Kampung Baru dan SMP 2 Majene, Rabu 30 Oktober 2024.

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Kampung Baru Nurmadia mengatakan uji coba makan bergizi gratis ini berjalan lancar sesuai harapan bersama.

"Program ini kami sangat apresiasi yang luar biasa, karena anak-anak memang perlu dilihat untuk memenuhi standar kesehatannya," kata Nurmadia.

Meskipun, hanya baru uji coba makan bergizi gratis, namun siswa-siswi sangat antusias mengikuti.

"Kita harap semua sudah diatur menunya yang sesuai standar kesehatan, supaya nanti anak-anak tumbuh cerdas dan sehat," tambahnya.

Program ini sangat penting bagi sekolah karena akan membantu siswa-siswi memenuhi kebutuhan gizinya.

"Jadi kami di SD Negeri 2 Kampung Baru siap menjalankan program makan bergizi gratis Presiden dan Wapres RI," ungkapnya.

Sedangkan, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin menyampaikan tinggal dua bulan lagi program makan bergizi gratis akan dimulai, sehingga saat ini dilakukan uji coba ditingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

"Kemarin di Mamuju kita sudah lakukan uji coba di SMA dan SMK. Hari ini di Majene kita lakukan di SD dan SMP," ucap Bahtiar.

Ia membeberkan bahwa akan dilihat nanti proses uji coba makan bergizi seimbang gratis ini.

"Kita ingin lihat apakah sudah cukup kebutuhan gizinya seperti ada karbohidrat, protein, nutrisi, dan vitaminnya. Ini bisa dari berbagai makanan khususnya di Susu," ujarnya.

Sementara, produksi susu yang harus menjadi prioritas seluruh Indonesia termasuk di Sulbar, apalagi Majene, Polman dan Mamuju penghasil kambing yang besar.

"Tinggal kita terus kembangkan agar bisa memproduksi banyak. Selain itu uji coba ini akan dievaluasi yang mana harus diperbaiki," ujarnya.

Selain itu, kebutuhan bahan bakunya harus dari Sulbar sendiri, karena jangan sampai didapat gizinya saja.

"Bagaimana komoditinya harus dipastikan diambil di Sulbar, jangan sampai dari luar maka kita dapat gizinya tapi ekonominya tidak dapat. Ini harus menjadi perhatian," tandasnya. (Adv)

Gerak Cepat, Tim Pemprov Sulawesi Barat Berada di Lokasi KLB DBD
Jumat, Oktober 18, 2024

By On Jumat, Oktober 18, 2024

Kepala Dinas Kesehatan Sulbar drg Asran Masdy. (Ist)


POLMAN, MASALEMBO.COM - Sesuai arahan Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin , tim Pemprov saat ini berada di lokasi Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Ambo Padang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman.

Tim tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Sulbar drg Asran Masdy, bersama jajarannya.

"Kami sementara di lokasi KLB DBD di Desa Ambopadang Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman dan bertemu dengan masyarakat setempat," kata drg Asran, Jumat 18 Oktober 2024.

Saat ini, tim Pemprov Sulbar sedang merembukkan rencana aksi penanganan masyarakat yang terpapar DBD.

"Besok (Sabtu 19 Oktober 2024) kita melakukan penanganan masyarakat yang terpapar DBD," ungkapnya.

Aksi tersebut, lanjut drg. Asran berkolaborasi dengan Dinkes Kabupaten Polman beserta instansi terkait lainnya.

"InsyaAllah dilakukan juga penyerahan bantuan Bapak Gubernur berupa 1 mesin fogging beserta insektisida 80 liter, abate 20 liter, dan RDT DBD 480 paket," bebernya.

Selain itu, akan dilakukan juga simulasi pengoperasian dan penyemprotan Pogging di Desa Ambo Padang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polman.

Sebelumnya, Penjabat  Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin memberikan atensi atas laporan Kejadian Luar Biasa (KLB) yaitu peningkatan kasus DBD di Kecamatan Tubbi Taramanu Kabupaten Polewali Mandar. 

Olehnya, PJ Gubernur Sulbar Bahtiar mengutus Dinas Kesehatan, BNPB, Dinas Sosial, dan OPD lainnya untuk melakukan intervensi di titik yang menjadi indikasi terjangkitnya DBD. 

"Segera turun ke lokasi, tangani yang sakit dan bantu keluarga dan lakukan fogging massal," tegas Bahtiar. 

Pj Bahtiar juga meminta OPD terkait agar berkoordinasi dengan Pemkab serta Forkopimda untuk kerjabakti massal sebagai upaya mencegah peningkatan kasus DBD di setiap wilayah.

Terkait laporan KLB, Kepala Dinas Kesehatan Sulbar dr Asran Masdy menyampaikan, Kasus yang terjadi mengelompok di Dusun 1 Ambopadang Desa Ambopadang terjadi kerentanan penyakit DBD disebabkan oleh sistem imunitas virus dengue yang belum terbentuk 

Sejak 25 September 2024 Puskesmas Tutar menerima 1 laporan kasus DBD yang dirawat di Puskesmas Batupanga. Melalui laporan tersebut, tim TGC Puskesmas melakukan penyelidikan epidemiologi pada alamat pasien untuk mendeteksi adanya penambahan kasus. Hasil kegiatan 
ditemukan 5 kasus tambahan dalam satu rumah. 

Laporan kemudian diinformasikan berjenjang ke Dinas Kesehatan yang kemudian ditindaklanjuti pada tanggal 26 September 2024. Tim TGC Puskesmas bersama Tim TGC Dinas Kesehatan  kembali melakukan penyelidikan epidemiologi lanjutan.  Kasus kemudian terus bertambah 2 kali lipat lebih dalam kurun waktu 2 minggu. Total kasus per tanggal 17 Oktober 2024 sebanyak 95 Kasus. 

Berbagai intervensi dilakukan seperti Fogging dan Pemberian bubuk abate pada tanggal 26 September, tgl 30 September dan 5 Oktober. Selain itu melakukan Pertemuan di kantor Desa 30 September 2024 dihadiri kepala  Desa, kepala dusun, kader, babinkamtibmas dan masyarakat dalam rangka mensosialisasikan masyarakat tentang bahaya DBD. (Adv)

Pemprov Sulbar Dapat Penghargaan Dari Badan Pangan Nasional
Kamis, Oktober 17, 2024

By On Kamis, Oktober 17, 2024

Pj Gubernur Sulbar saat menerima penghargaan dari Badan Pangan Nasional, di Jakarta, Jumat, 17 Oktober malam. (Foto: Kominfo Sulbar)


JAKARTA, MASALEMBO.COM - Pemprov Sulawesi Barat mendapatkan penghargaan dari Badan Pangan Nasional, di Jakarta, Jumat, 17 Oktober malam.

Kepala Dinas Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi dari Badan Pangan Nasional.

“Ada program Badan Pangan Nasional tentang penyaluran bantuan pangan pemerintah untuk pengentasan stunting tahun 2024. Jadi penghargaan itu daerah penyalur bantuan pangan,” kata Waris

Menurutnya, Badan Pangan Nasional ini bekerjasama dengan ID FOOD pada program bantuan pangan pemerintah.

“Tahun ini Sulbar mendapatkan 20.633 KRS (Keluarga Resiko Stunting). Jadi satu KRS nantinya dapat 10 butir telur dan 1 kg daging ayam,” ungkapnya.

Ia menuturkan, hal inilah yang selalu menjadi arahan Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus melaksanakan program bantuan pangan.

“Semoga program ini terus jalan dan Sulbar bisa keluar dari resiko stunting. Tahun depan semoga dilanjutkan,” harapnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan adanya bantuan pemerintah pusat betul-betul dimanfaatkan sesuai nama-nama yang diberikan oleh BKKBN Sulbar.

“Kita harap kedepan tidak ada lagi penambahan anak yang mengalami stunting,” tutupnya. (Adv)

Sekprov Sulbar Pimpin Rapat Penjelasan Status Tanah Gedung Farmasi
Kamis, Oktober 17, 2024

By On Kamis, Oktober 17, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sekretaris Daerah Provinsi  Sulawesi Barat , Muhammad Idris memimpin rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar, Kamis, 17 Oktober 2024.

Muhammad Idris mengungkapkan, rapat itu dilakukan untuk memperjelas status tanah, tempat dibangunnya gedung farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulbar yang ada di Kalubibing, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

"Alhamdulillah kita sudah selesai rapat untuk membahas tentang clarity (penjelasan) status tanah yang ada di gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar," kata Muhammad Idris.

Ia juga mengungkapkan, langkah untuk memperjelas status tanah itu dilakukan sebagai upaya untuk mengamankan aset daerah. Menurutnya, tanah tempat gedung farmasi Dinkes Sulbar dibangun masih diklaim oleh pihak tertentu.

"Sehingga, kita tidak boleh biarkan. Keputusan rapat tadi, kita akan melakukan tindakan proaktif dengan melakukan diskusi, pendalaman, bahkan kalau perlu dengan menempuh jalur hukum, untuk kepastian tanah itu," ungkapnya.

Lanjut Muhammad Idris menjelaskan, pihaknya juga membahas tentang perbaikan pengelolaan aset-aset daerah kedepannya. Terutama, kata dia, untuk pengadaan tanah, karena persil tanah itu sudah dimiliki, namun, bukti kepemilikan belum clear, karena belum ada sertifikat.   

"Sehingga, kita juga tadi sudah sepakati untuk membentuk tim percepatan pensertifikatan tanah pemerintah provinsi yang ada dimana-mana. Sekira 800 persil tanah itu kan tidak sedikit, nah itu kira-kira yang kita ingin lakukan," tutur Muhammad Idris. (Adv)

Melalui Workshop SP4N Lapor, Sekprov Harap Layanan Publik Semakin Meningkat
Selasa, Oktober 15, 2024

By On Selasa, Oktober 15, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Sekprov Sulbar, MuhammaWorkshop optimalisasi governansi SP4N-Lapor melalui laporan melalui program pengaduan tahun 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan Pemprov kerjasama Ombudsman Sulbar di Graha Sandeq, Selasa 15 Oktober 2024.

Hadir langsung Sekprov Muhammad Idris, pejabat Pemprov Sulbar dan jajaran Ombudsman Sulbar.

"Kita harus memperbaiki sistem informasi pelayanan publik kita di Pemprov Sulbar," kata Idris.

Hal ini, penting bagaimana mengidentifikasi instrumen yang ada untuk bermanfaat bagi pengembangan sistem informasi.

"Kita harap kualitas pelayanan publik di Sulbar semakin meningkat. Apalagi saat ini kita masih berada pada kategori kurang," ungkapnya.

Sehingga, bermanfaat keberadaan Pemprov Sulbar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Adv)

PKM Unsulbar Tingkatkan Kualitas Pembelajaran di MTs DDI Lapeo dengan PAIKEM Berbasis Teknologi
Selasa, September 24, 2024

By On Selasa, September 24, 2024

Pembukaan dan pelaksanaan PKM Unsulbar yang dihadiri dosen senior Dr. Jamil Barambangi, M.Pd dan Dr. Kartika Hajati, M.Pd [dok. Nur Aisyah Humairah]


POLMAN, MASALEMBO.COM - Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses digelar di MTs DDI Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Senin (26/8/2024). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktikum dan memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam belajar. 

Ketua Tim Pengusul Program, Dr. Nur Aisyah Humairah, S.Si., M.Pd mengatakan, program ditujukan untuk mengatasi dua permasalahan, yakni kurangnya pemahaman guru dalam penyusunan pembelajaran berbasis praktikum dan rendahnya motivasi belajar siswa.

"PKM ini melibatkan dua tahap pelatihan utama. Tahap pertama adalah bedah pembelajaran berbasis kegiatan praktikum serta pembelajaran kontekstual," kata Nur Aisyah Humairah.

Peserta PKM Unsulbar di MTs DDI Lapeo, Campalagian saat mengikuti kegiatan pelatihan. [Dok. Nur Aisyah Humairah]

Ia melanjutkan, untuk tahap kedua kegiatan berfokus pada pelatihan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) berbasis laboratorium virtual. "Metode ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar, terutama dalam mata pelajaran IPA," ungkapnya.

Dikatakan, pelaksanaan PKM ini terdiri dari empat tahapan: pengenalan dan observasi sekolah mitra, pemantapan rencana kegiatan, pelaksanaan pelatihan, serta evaluasi dan monitoring. Selama observasi di MTs DDI Lapeo, ditemukan bahwa proses pembelajaran cenderung masih bersifat satu arah dengan dominasi ceramah dari guru, yang mengakibatkan siswa kurang mendapat ruang untuk berinteraksi dengan materi secara aktif.

Nur Aisyah menjelaskan, solusi yang ditawarkan dalam PKM ini mencakup pelatihan bagi guru-guru untuk menguasai teknologi melalui penggunaan laboratorium virtual dalam kegiatan PAIKEM, serta pelatihan langsung bagi siswa untuk mempraktikkan pembelajaran berbasis laboratorium virtual. 

"Diharapkan pembelajaran akan menjadi lebih interaktif dan dapat meningkatkan motivasi siswa," ungkap doktor lulusan Pascasarjana UGM tersebut.

Evaluasi dan monitoring progam PKM Unsulbar di MTs DDI Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polman. [dok. Nur Aisyah Humairah]

Selain Nur Aisyah Humairah, Tim pengusul PKM lainnya yakni Ummu Kalsum, S.Pd., M.Si dan Musdar, S.Pd., M.Pd sebagai anggota. Mereka bertanggung jawab dalam memberikan pelatihan kepada guru-guru MTs DDI Lapeo mengenai cara mengembangkan perangkat PAIKEM berbasis laboratorium virtual.

Diapresiasi Pihak Sekolah dan Kampus

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, terutama para guru yang ikut dalam kegiatan ini. Bahkan, Pada tahap akhir kegiatan saat monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana keberhasilan kegiatan PKM ini, beberapa guru seperti Muh. Anshar, S.Pd dan Tarbiati, S.Ag., S.Pd mengaku sangat terbantu dengan program PKM dari Unsulbar ini.

Suasana saat pengenalan dan observasi calon mitra di MTs DDI Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polman. [dok. Nur Aisyah Humairah]

"Untuk mata pelajaran Matematika Bapak Muh. Anshar, S.Pd dan Ibu Tarbiati, S.Ag., S.Pd untuk Biologi telah menerapkan metode PAIKEM dalam pembelajaran mereka. Menurut mereka, metode ini mempermudah interaksi dengan siswa karena pembelajaran diselingi permainan yang membuat siswa lebih tertarik," ungkap Nur Aisyah.

Dalam tahap pelaksanaan, dosen senior Unsulbar, seperti Dr. Jamil Barambangi dan Dr. Kartika Hajati, M.Pd juga turut hadir di lokasi. Mereka memberikan apresiasi terhadap implementasi metode PAIKEM yang dianggap selalu relevan dan mudah diaplikasikan di berbagai sekolah, baik yang sudah berkembang maupun yang masih dalam tahap pembinaan.

"Kegiatan PKM ini didanai oleh DIPA Unsulbar tahun anggaran 2024, dan pihak sekolah berharap agar pengabdian ini dapat dilanjutkan di masa mendatang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MTs DDI Lapeo dan sekolah-sekolah lainnya," terang Nur Aisyah. (Adv/har)

Komisi I DPRD Sulbar Lakukan Monitoring Penyaluran Hibah Bantuan Masjid
Minggu, September 08, 2024

By On Minggu, September 08, 2024


MAMUJU, MASALEMBO.COM – Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kunjungan kerja untuk memonitor dan mengevaluasi penyaluran hibah bantuan masjid di beberapa wilayah Sulbar, Minggu (8/9/2024). Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Sulbar tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Syamsul Samad, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pengawasan DPRD terhadap program pemerintah dalam mendukung sarana keagamaan, khususnya pembangunan dan renovasi masjid. 

"Kami hadir untuk memantau langsung proses penyaluran hibah, memastikan transparansi, dan mengevaluasi apakah bantuan ini digunakan sesuai peruntukannya," ungkap Syamsul.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Komisi I berdialog langsung dengan pengurus masjid dan masyarakat di lokasi penerima hibah, seperti Masjid Ar Rahman di Desa Samasundu, Kecamatan Limbotro, dan Masjid Al Huriyyah di Tinambung, Kabupaten Polman. Masyarakat setempat melaporkan bahwa bantuan telah diterima dan akan dimanfaatkan untuk renovasi fasilitas masjid yang sangat dibutuhkan.


Selain memastikan penyaluran bantuan, Komisi I juga menekankan pentingnya pelaporan pertanggungjawaban dana hibah sesuai ketentuan. 

"Transparansi dalam penggunaan anggaran pemerintah daerah sangat penting untuk menjaga akuntabilitas," tambah Ketua Komisi I.

Melalui kegiatan monitoring ini, Komisi I DPRD Sulbar berharap pemanfaatan dana hibah untuk masjid dapat berjalan dengan baik dan langsung berdampak pada peningkatan fasilitas ibadah. Ketua Komisi I juga memberikan apresiasi kepada pengurus masjid yang telah mengelola bantuan dengan baik dan berharap penyaluran hibah ini dapat terus dimaksimalkan untuk kepentingan umat. (Adv)