Kepala Baznas Mamuju Apresiasi Program Osama

On Sabtu, Juli 14, 2018

MASALEMBO.COM

Kepala Baznas saat mengunjungi lokasi rumah Muliadi (Awal/masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM-Kepala Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mamuju, Arifin HP Dara meninjau lokasi pembangunan rumah Muliadi, pasien amputasi tersegat listrik beberapa waktu lalu.

Rumah tersebut dibangun lembaga Komunitas Sahabat Madani (Osama) untuk Muliadi atas bantuan berbagai komunitas.

Kepala Baznas, Arifin yang didampingi Kabid Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Mamuju H.Mukhtar mengatakan, merasa bersyukur dengan banyaknya donatur yang peduli untuk membantu meringankan penderitaan keluarga Muliadi. 

"Kami selaku amil zakat merasa bersyukur dengan banyaknya para donatur yang merasa ibah untuk membantu keluarga Muliadi," ujarnya, Jumat (12/7).

Selain itu dirinya juga bersyukur dengan kehadiran pers (masalembo.com dan tabloid Fokus Metro Sulbar) yang intens membabtu lembaga Komunitas Sahabat Madani (Osama). Mereka telah menjembatani pembangunan rumah untuk Muliadi dengan menggalang berbagai komunitas elemen masyarakat, LSM dan kerukunan yang ada di Sulbar untuk membantu.

Ia juga berharap kedepannya, Baznas Mamuju dapat bersinergi dengan lembaga Osama untuk membantu masyarakat yang tidak mampu di Kabupaten Mamuju.

Selain itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk berzakat,berimpak dan bersedekah melalui Badan Amil Zakat (Baznas) Mamuju.

Untuk diketahui, Bupati Mamuju H.Habsi Wahid melalui Baznas Mamuju telah membeli lokasi seluas 11x12 meter untuk tempat tinggal keluarga Muliadi. Sebelumnya pasien amputasi di bagian tangan ini tinggal bersama keluarga di gubuk kecil berukuran 2,5x6 meter. Mereka tinggal dengan seorang istri dan delapan orang anak. Lokasi 2,5x6 meter tersebut dipinjam dari sanak saudaranya istrinya.

Ketua Lembaga Komunitas Sahabat Madani (Osama) Basri A Muin mengatakan, mulai besok, Sabtu (14/7) tim Osama sudah melakukan pekerjaan untuk mendirikan rumah milik Muliadi. Berbagai komunitas akan datang membantu seperti mahasiswa STIT Al Chaeriyah Mamuju.

"Rencana kita saat penyerahan nanti kepada keluarga Muliadi akan dihadiri pihak pemerintah daerah dan berbagai komunitas elemen masyarakat. (awl/har)

comments