SSB Tasinara; Ke Jakarta Wakili Sulbar dengan Dana Patungan Orang Tua

On Rabu, Juli 18, 2018

MASALEMBO.COM

Tim SSB Tasinara Malunda bertolak ke Jakarta wakili Sulbar (Facebook/Andi Jibril Ali)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Meski berangkat tanpa dukungan pemerintah daerah, namun Tim Sekolah Sepakbola (SSB) Tasinara Malunda, Kabupaten Majene tetap optimis dapat menghadapi Final Seri Nasional Aqua DNC Road to Rusia 2018 di Jakarta.

Pelatih Tim SSB Tasinara Juanda Zainuddin mengatakan, walaupun anggotanya tak mendapat sokongan dana Pemerintah Sulbar maupun Pemda Majene, namun kesiapan tanding anak asuhnya tak bisa dianggap sepele. Terbukti, kata dia, ketika SSB Tasinara sukses meraih medali emas di putaran Final AQUA Danaone Nation Cup (DNC) Indonesia 2018 Regional Sulawesi yang digelar di Pangkep Januari lalu.

"Kalau kita liat lawan-lawan yang akan kita hadapi mereka memang lebih bagus, cara mainnya bagus, postusnya juga bagus, tapi kita sudah punya pengalaman juara di Pangkep lalu. Kami tidak kalah karena anak-anak punya semangat luar biasa," kata Juanda.

Juanda mengatakan, timnya tak terpengaruh dengan tidak adanya perhatian pemerintah daerah. Dia mengaku hanya ingin fokus menjaga anak asuhnya mampu bermain dan memberikan yang terbaik untuk Sulbar.

"Sejak di Pangkep dulu kan memang kami tidak ada perhatian dari pemerintah, tapi kami beruntung karena ada Pak Hasriadi yang bisa membantu sehingga anak-anak bisa bertanding," ungkap Juanda, Rabu (18/7)

Sementara, Manager Tim SSB Tasinara Hasriadi mengaku kecewa dengan tidak adanya perhatian Pemprov Sulbar maupun Pemkab Majene. Padahal kata dia, SSB Tasinara telah membawakan nama Sulbar di kancah nasional. "Bayangkan ya, kalau kita bisa juara di sini maka kita akan mewakili Indonesia ke Rusia," ucap anggota DPRD Majene ini.

Hasriadi mengatakan, sebelumnya dia telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung keberangkatan Tim SSB Tasinara ke Jakarta, termasuk menemui Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Namun, kata Hasriadi, tak ada perhatian sama sekali dari Gubernur. 

"Pak Gubernur bilang kita tidak punya dana untuk kegiatan begini. Begitu pun ke Pemkab Majene, kita sampaikan melalui KONI tapi katanya ini bukan olahraga prestasi, rupanya mereka menganggap ini bukan prestasi, saya tidak tahu apa yang terjadi," ucap Hasriadi.

Hasriadi mengungkap, keberangkatan Tim SSB Tasinara ke Jakarta hanya berbekal dana patungan dari orang tua 12 siswa yang ikut bertanding. Mereka (orang tua) mengorbankan banyak hal untuk mensupport anak-anaknya meraih prestasi. 

"Jadi orang tua yang membuat jaket untuk anak-anaknya, di belakangnya tertulis Sulbar," ungkap politisi asal Malunda ini.

Dihubungi masalembo.com via telpon seluler, Hasriadi mengatakan pembukaan laga Final Seri Nasional Aqua DNC Road To Rusia 2018 ini akan berlangsung hari Sabtu di Stadion Sumatri Bojonegoro Jakarta Selatan. Tim SSB Sulbar akan mengikuti pembukaan dengan pakaian adat yang dibekali oleh orang tua masing-masing atlit cilik sepakbola tanah Mandar ini.

SSB Tasinara Malunda Sulbar sebagai juara regional Sulawesi dan SSB Bintang Kansa Sulut sebagai runner up menjadi wakil Indonesia Timur di turnamen bergensi ini. (har/red)

comments