Tutup STQH, Bupati Fahmi: Jangan Hanya Tumbuh dan Layu untuk Semusim

On Senin, Februari 25, 2019

MASALEMBO.COM

Bupati Dr. H. Fahmi Massiara saat menyampaikan sambutan penutupan STQH (Foto: Munirul/Humas Setda Majene)

MAJENE, MASALEMBO.COM - Upaca penutupan lomba Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) XXVII tingkat Kebupaten Majene digelar, Sabtu (23/2/2019) malam. 

Bupati Majene H. Fahmi Massiara di kesempatan ini menyampaikan, begitu pentingnya pengamalan nilai-nilai Al Qur'an. Ia bahkan meminta kita suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW ini dijadikan sebagai kebutuhan umat Islam.

“Seharusnya dipandang sebagai kebutuhan bagi setiap muslim. Oleh karena itu, saya berharap penyelenggaraan STQH dapat menambah wawasan, penghayatan dan cinta kita terhadap AI-Qur’an," kata bupati Fahmi.

Lebih jauh Bupati Fahmi mengatakan, bahwa semangat membaca dan menghayati kalam Ilahi serta mendalami isi dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sudah selayaknya terus menjadi rutinitas warga Majene. "Jangan hanya tumbuh dan layu untuk semusim," katanya.


Dikatakan, pelaksanaan STQH merupakan memacu pengembangan tilawah, hafalan serta pendalaman isi kandungan AI-Qur’an. Namun kata dia, upaya syiar agama yang dilakukan, tidak boleh berhenti sampai di sini. Kegiatan yang berkaitan dengan syiar islam ini akan menjadi sia-sia dan percuma apabila tidak memberikan pengaruh yang positif dalam hidup dan kehidupan masyarakat.

Untuk itu, lanjut Ketua MPC Pemuda Pancasila Majene ini, diperlukan perhatian, keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen agar penyelenggaraan kegiatan STQH memberi pengaruh positif yang tampak dan dirasakan secara nyata, serta terukur dalam perkembangan kehidupan masyarakat kita ke depan.

“Kepada para Qari-qari’ah, Hafldzhhafudzhah, dan Muhadditsin yang meraih peringkat juara dalam penyelenggaraan STQH kali ini, saya ucapkan selamat dan semoga prestasi kalian bisa dipertahankan," pungkas doktor lulusan UMI Makassar ini.

Bupati Fahmi Massiara berpesan, para jawara yang sukses mewakili kecamatan, agar terus berlatih untuk mempersiapkan diri mengharumkan nama Kabupaten Majene pada STQH tingkat selanjutnya. Bagi peserta yang belum berhasil menunjukkan prestasi agar tidak berkecil hati, tetapi terus berlatih dan memacu diri untuk berprestasi di masa-masa mendatang.

Sekedar untuk diketahui, khafilah Kecamatan Banggae Timur telah meraih juara 1 umum dalam STQH XXVII tingkat Kebupaten Majene ini. Kemudian disusul Kecamatan Banggae dan Kecamatan Sendana. (adv/har)

comments