Banjir Terjang Sejumlah Wilayah Mateng, BPBD Minta Warga Mengungsi

On Senin, April 29, 2019

MASALEMBO.COM

Tim TRC BPBD Mateng melakukan evakuasi warga dengan perahu karet (Jamal Tanniewa)

MATENG, MASALEMBO.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng)  menyebabkan sejumlah desa diterjang banjir, Senin (29/4). Atas peristiwa ini, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Derah (BPBD) Rahmat Syam mengimbau, seluruh warga yang tinggal di bantaran sungai segera mengungsi agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.  

Pantauan wartawan sejak pagi hingga sore, curah hujan cukup lebat mengguyur daerah ini. Rahmat Syam berharap warga yang bermukim di wilayah rawan banjir segera mengungai dan mengutamakan keselamatan tanpa menunggu tim evakuasi dari berbagai pihak. Hal itu dia katakan dikarenakan pihaknya masih memiliki keterbatasan alat. 

"Kita terus berusaha tangani dan mengarahkan masyarakat agar bisa selamat dari banjir," kata Rahmat, Senin (29/4) petang.

Menurut Rahmat, hingga saat ini pihaknya telah menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) menggunakan perahu karet di wilayah Desa Pangale, Kecamatan Pangale, untuk mengevakuasi warga yang terkena banjir. Namun karena keterbatasan alat sehingga warga lainnya diminta tetap waspada dan segera menyelamatkan diri jika terjadi banjir susulan atau lebih parah.

Kata dia, sejumlah relawan yang terlatih di desa tangguh bencana yang saat ini terkena banjir juga dapat membantu sesuai ilmu yang didapatkan dari pihak BPBD sebelumnya. "Kebetulan di sejumlah daerah banjir banyak relawan yang tentunya bisa membantu, meskipun dengan segala ketrbatasannya," jelasnya.

Baca juga: Banjir Rendam Jalinbar Trans Sulawesi, Polisi Lakukan Rekayasa Lalulintas

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah daerah di Mateng terdampak banjir. Namun, bagian terparah saat ini di wilayah Kecamatan Pangale. TRC BPBD Mateng mencatat sedikitnya 60 kepala keluarga terkena dampak banjir di desa ini, antara lain di Dusun Sikendeng 20 KK, Dusun Sikendeng Tua 30 KK dan Dusun Sentral 12 KK. Sementara yang mengungsi  sebanyak 12 KK termasuk diantaranya 2 orang lansia dan 3 anak bayi.   

Video Tim TRC BPBD Mateng lakukan evakuasi.

Banjir diperkirakan setinggi dada orang dewasa ini merendam wilayah Pangale juga menggenangi fasilitas umum yakni 1 gedung sekolah dasar, 1 gedung SMP, 1 SMK dan 2 rumah ibadah serta Puskesdes.   

Hingga saat ini hujan deras masih mengguyur Mateng dan banjir menggenangi pemukiman dan perkebunan warga di Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak serta wilayah Desa Babana Kecamatan Budong-Budong. (jml/har)

comments