Angka Kekeresan Terhadap Anak dan Perempuan di Mamasa Meningkat di Tahun 2019

On Minggu, November 24, 2019

MASALEMBO.COM

IPTU Dedi Yulianto. (ist)

MAMASA, MASALEMBO.COM - Angka  kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, meningkat drastis dari tahun sebelumnya. 

Berdasarkan data yang disampaikan Kasat Resrim Polres Mamasa, Iptu Dedi Yulianto, Jumlah kasus anak dan perempuan yang ditangani Polres Mamasa hingga November tahun ini sebanyak 17 kasus. Kekerasan dalam rumah tangga 4 kasus,  penganiyaan anak 10, dan kekerasan seksual terhadap anak   sebanyak 3  kasus.

“Kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan sangat meningkat dari tahun sebelumnya dimana pada tahun 2018 hanya  9 kasus yang kami tangani, sementara  tahun ini mulai dari januari hingga november sudah mencapai 17 kasus,” ungkapanya Dedi Yulianto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat siang (22/11/2019).

Lebih jau ia menjelasakan, 9 kasusyang ditangani pada tahun 2018 lalu  yakni tindak kekerasan dalam rumah tangga sebanyak  5 kasus , kekerasan seksual terhadap anak 1, penganiayaan anak 2 serta 1 kasus penginaan terhadap anak.

Dari beberapa kasus tindak kekerasan terhadap anak dan perempuan yang ditangani pihak kepolisian pada tahun 2019 ini yang paling dominan tindak kekerasan terhadap anak, meluai dari penganiayaan hingga kekerasan seksual.

Dari beberapa kasus di tahun 2019 yang disampaikan, sebanyak 11 kasus yang sudah dilakukan diversi khusunya bagi tindak kekerasan terhadap anak yang pelakunya juga merupakan anak dibawah umur. Sementara tindak kekerasan yang dilakukan orang dewasa tetap dilanjutkan.

Iptu Dedi Yulianto berharap pada tahun depan tingkat kekerasan anak dan perempuan bisa berkurang. Ia menghimbau agar semua masyarakat sedapat mungkin menghindari kekerasa atau tidak melakukan tindak pidana terhadap anak dan perempuan seban pihaknya tidak akan metolelirsetiap tindakan melawan hukum khusunya pelaku tindak kekerasan anak dan perempuan. (Fre/red)

comments