-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Bahas Pelayanan Kesehatan, Rapat DPRD Majene Berlangsung Ricuh

On Tuesday, January 28, 2020

MASALEMBO.COM

Wakil Ketua DPRD Majene Adi Ahsan (pink) ditenangkan sejumlah staf DPRD Majene di ruang rapat Dewan. (Ist/Masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Rapat Pimpinan DPRD Majene dengan Komisi III, Selasa 28 Januari 2020 berlangsung ricuh.

Kericuhan dipicu kehadiran sejumlah awak media dalam ruang sidang ini.

Ketua DPRD Majene Salmawati diawal pertemuan mengatakan, meminta pihak Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) mengklarifikasi terkait kematian Almaidah (15), seorang pasien di rumah sakit Majene beberapa hari lalu. Namun, Salmawati meminta agar hal-hal terkait privasi pasien tidak diumbar karena hal itu terkait hak pribadi seseorang. 

Salma mengatakan, dirinya mendengar dan melihat terkait kematian pasien Almaidah (15) di RSUD Majene menjadi sorotan di media sosial. Namun, ia tak mengetahui kebenaran informasi tersebut.

"Saya melihat ada yang mengatakan pasiennya gizi buruk tapi saya tidak tahu dan tidak pernah komentar sebab ada leading sektor yang lebih tahu," ucap Salma.

Salmawati lantas meminta leading sektor, Dinas Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit untuk menjelaskan terkait kematian pasien tersebut.

Namun, sebelum mendapat penjelasan dari Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan Majene, Ketua Komisi III DPRD Majene Muh Safaat meminta agar rapat gabungan Komisi III dan Pimpinan Dewan ini dilangsungkan tertutup. Safaat mengusulkan agar hasil sidang diumumkan melalui konfrensi pers usai rapat gabungan ini. Permintaan Safaat tampak diamini Ketua Dewan Salmawati. Namun, Wakil Ketua DPRD Majene Adi Ahsan justru menolak usulan Safaat dan mengatakan rapat hearing ini berlangsung terbuka untuk awak media.

"Kita tidak akan bicara soal penyakit pasien, kita bicara soal pelayanan," ujar Adi Ahsan tampak marah.

Saling interupsi pun akhirnya terjadi hingga suasana rapat gaduh bahkan sempat ricuh. Wakil Ketua Dewan Adi Ahsan bahkan sempat membanting meja. Sementara itu, ketua DPRD Salmawati meninggalkan ruang sidang. (har/red)

comments