5 Alat Uji Ker Tak Berfungsi Maksimal, Ini Langkah Kadis Perhubungan Pasangkayu

On Kamis, Februari 13, 2020

MASALEMBO.COM

Kadis Perhubungan Pasangkayu Yunus Aslam (duduk kanan) beberapa waktu lalu. (Foto: Edison S)


PASANGKAYU, MASALEMBO.COM -- Sebanyak lima dari tujuh alat uji berkala kendaraan bermotor atau lebih sering dikenal dengan sebutan Ker belum dapat berfungsi secara maksimal. Pasalnya kelima alat tersebut rusak dan tidak memiliki anggaran pemeliharaan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar M Yunus Alsam saat diwawancarai, Rabu (12/2/2020).

"Lima alat Ker yang rusak adalah Smoke Tester, Brake Tester,  Headlight Tester, Generator Set dan Kompresor. Sementara yang berfungsi Tint Meter dan Sound Level Meter," ungkap Yunus Alsam.

Yunus Alsam menambahkan, dalam waktu dekat dirinya akan kordinasi ke kementrian untuk meminta tim kementrian turun memeriksa lima alat yang saat ini dianggap rusak. Kata Yunus, rusaknya alat ini dikarenakan tidak adanya anggaran pemeliharaan sehingga menurutnya sangat perlu dilakukan kordinasi dan meminta petunjuk penganggaran pemeliharaan alat tersebut.

"Mengenai alat yang rusak, saya akan segera melakukan kordinasi ke kementrian dan perlu diketahui, untuk dilakukannya pengujian dibutuhkan akreditasi agar tidak dianggap ilegal. Olehnya itu, saya juga akan kordinasikan tentang apa saja yang perlu dilengkapi untuk mendapatkan akreditasi tersebu," ujarnya.

Yunus juga mengatakan kedepannya dengan berfungsinya kelima alat yang rusak, dia yakin dapat memacu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten paling utara di Sulbar ini.

"Untuk meningkatkan PAD di kabupatn kita, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh Dishub, salah satunya pemanfaatan alat Ker dengan maksimal," tutupnya. (Eds/red)

comments