Idris: Ketua BPM Harus Mau Beramal dan Tak Sedikitpun Orientasi Harta

On Thursday, February 06, 2020

MASALEMBO.COM


Sekprov Muhammad Idris saat hadiri rapat akhir periode pengurus BPM Baitul Anwar. (Farid/Kominfo Sulbar)


MAMUJU, MASALEMBO.COM -- Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Muhammad Idris hadir dalam pelaksanaan rapat akhir periode Badan Pengurus Masjid (BPM) Baitul Anwar, di Masjid Baitul Anwar Kompleks Kantor Gubernur Sulbar,  Rabu 5 Februari 2020.

Di kesempatan ini Idris mengatakan, pengurus masjid harus orang yang dapat memberikan waktu separuhnya kepada masjid, dan mereka adalah sosok figur yang hati, jiwa serta waktunya banyak di masjid. "Bukan hanya sekedar ukuran salat lima waktu melainkan fokus pemikirannya ada di masjid," katanya.

Ia juga menyampaikan, dalam memilih sosok pemimpin yang layak sebagai Ketua BPM harus memiliki jiwa sosial yang tinggi, mengingat para pengurus bersentuhan langsung kepada lapisan masyarakat. 

"Orangnya harus mau beramal dan tidak ada sedikitpun orientasi kepada harta dan materi di masjid dan memang menjadi pengurus masjid itu harus lillahi ta ala," kata Idris.

Ketua Badan Pengurus Masjid Baitul Anwar Djamil Barambangi menyampaikan, pertemuan yang berlangsung di Masjid Baitul Anwar tersebut belum menentukan para pengurus dan ketua BPM, disebabkan para pengurus masih menunggu formatur dari panitia terkait.

Senada dengan Sekprov Muhammad Idris, Djamil menyampaikan, sosok figur Ketua BPM  harus memiliki orientasi keagamaan yang bagus , baik dari segi bacaan Al Qur'an dan tajwid dan serta faktor lain. 

"Masjid Baitul Anwar memiliki publik tertentu, karena para jamaah mayoritas berada di lingkup Pemprov Sulbar dan harus dikelola oleh orang-orang yang bisa melakukan komunikasi yang baik, berbuat dan bekerja semata karena Allah," ucap Djamil

Djamil berharap, masjid Baitul Anwar menjadi ikon Pemerintah Provinsi Sulbar bahkan menjadikan pusat keagamaan, ormas-ormas keislaman, PAUD Islam dan disabilitas di daerah ini.

Sementara itu, untuk di lantai satu kata Sekrpov Idris, akan dilakukan pembenahan secara bertahap sesuai kemampuan sehingga nantinya terdapat kegiatan-kegiatan ekonomi dan objek wisata religi dan terbuka untuk publik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para kepala OPD lingkup Pemprov Sulbar serta jamaah. (*)

Adventorial


comments