Lima Poin Rekomendasi Terkait Inflasi dan Penanganan Covid-19 di Majene

On Monday, March 23, 2020

MASALEMBO.COM

Wakil bupati Lukman (kiri) dan wakapolres Majene AKBP Jamaluddin saat rapat kordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan TPID Pemda Majene. (Foto: Humas Setda Majene untuk Masalembo.com)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Pemerintah Kabupaten Majene melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar rapat kordinasi, Kamis (23/3/2020) pagi. Rapat ini disebut pertemuan tatap muka terakhir selanjutnya berkordinasi melalui jejaring internet karena menghindari penularan Covid-19.

Lantas apa keputusan pertemuan ini?

Berikut akan diuraikan lima poin rekomendasi hasil rapat kordinasi ini untuk selanjutnya segera dilaksanakan oleh jajaran Pemda Kabupaten Majene, Sulawesi Barat untuk disampaikan ke masyarakat.


Lima rekomendasi hasil rapat kordinasi (rakor) Tim Gugus Covid-19 dan TPID Pemda Majene:

1. Satpol PP meminta pasar malam dan seluruh kegiatan malam yang bersifat keramaian, diharapkan untuk ditutup dan akan dikeluarkan himbauan.

2. Dinas Koperindag & Satpol PP akan memberikan pemberitahuan untuk penyediaan hand sanitasier di Alfamidi dan Indomart serta warung-warung makan dan cafe.

3. Dinas Perhubungan akan membuat jadwal pemeriksaan berkala bagi masyarakat yang keluar dan masuk Kabupaten Majene.

4. Dinas Pertanian & Ketatahanan Pangan akan membuat himbauan ke masyarakat petani untuk tidak menjual semua hasil panen, agar ada persediaan untuk tiga bulan kedepan. Selanjutnya petani menjaga hasil bumi untuk ketersediaan beberapa bulan kedepan.

5. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Majene akan roadshow masuk dan keluar lorong untuk sosialiasi bahaya pandemi Covid-19. Seluruh pihak diharapkan memberikan dukungan terhadap himbauan pemerintah pusat maupun daerah. (*)

Penulis: Harmegi Amin

comments