-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Keluarga Pejabat Sulbar yang Positif Corona Dinyatakan Negatif

On Tuesday, April 14, 2020

MASALEMBO.COM


Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 saat mengevakuasi pasien 05 positif corona. (Istimewa/Masalembo.com)


MAMUJU, MASALEMBO.COM - Pasien 05 yang juga seorang pejabat di Pemprov Sulbar kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi di RS Regional Mamuju setelah dinyatakan positif terpapar virus Corona (Covid-19).

Sementara enam anggota keluarga pasien 05 setelah menjalani tes dinyatakan negatif. 

Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mamuju, Ali Rahman, Selasa (14/4/2020) mengatakan, enam keluarga pasien kini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Disamping kesukarelaan pasien 05 menjalani perawatan di RS Regional.

"Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mamuju tetap akan memberikan pengawasan dan terus berkoordinasi ke Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulbar tentang perkembangan keluarga pasien 05," jelasnya.

Ali berharap semua pihak dapat menghargai kesukarelaan pasien 05 menjalani isolasi di RS dan memberikan kepercayaan kepada keluarga pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

"Saya harap kita bisa menghargai kesukarelaan pasien 05 jalani perawatan di ruang isolasi di RS. Kita juga bisa berikan kepercayaan kepada kelaurga pasien 05 jalani isolasi mandiri di rumahnya," kata Kepala BPBD Mamuju ini.

Sementara Kepala RSUD Mamuju dr. Titin memaparkan terkait makna isolasi mandiri. Dia mengatakan, keluarga pasien 05 yang melakukan isolasi mandiri tetap bisa melakukan aktivitas seperti biasa tapi harus mengikuti protokol dari pemerintah, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Menurutnya, penularan virus corona bisa menulari kepada siapa saja melalui percikan air liur atau lendir (droplet) dari yang positif. 

Titin mengimbau, masyarakat tetap menjaga jarak serta tetap menjaga kesehatan tubuh dan mengkonsumsi makanan bervitamin dan bergizi agar dapat terhindar dari penularan virus corona. (dir/red)

comments