-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Pasien PDP Pasangkayu Meninggal Dunia, Ini Riwayatnya

On Friday, April 17, 2020

MASALEMBO.COM

Lokasi pemakaman PDP asal Kabupaten Pasangkayu, Sulbar. (Foto: Edison S/Masalembo.com)


PASANGKAYU, MASALEMBO.COM - Satu Orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berinisal AY asal Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulbar dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Regional Mamuju, Kamis (16/4/2020).

Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Pasangkayu, Suri Fitriah, membenarkan wafatnya PDP tersebut.

”Benar, satu pasien PDP, laki-laki, umur 18 tahun yang dirawat di Mamuju telah meninggal dunia," kata Suri saat dikonfirmasi, Kamis petang.

Fitriah menjelaskan, hasil pemeriksaan swab pasien tersebut belum diterima. Pihak rumah sakit masih menunggu dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Wanita yang akrab dipanggil Ibu Ria ini mengatakan, meski hasil swabnya belum keluar namun jenazah almarhum akan dimakamkan dengan mengikuti protokol pemakaman Covid-19. 

"Saat ini jenazah masih di Mamuju, masih menunggu informasi pelaksanaan pemakaman," ujar Suri.

Kepada wartawan Suri Fitriah menghimbau masyarakat tetap waspada, tetap jaga kesehatan, dan tetap mengikuti anjuran pemerintah serta tidak panik.

"Jangan panik dan tetap mengikuti himbauan Pemerintah demi memutus mata rantai Covid-19," pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, pasien PDP tersebut masuk Rumah Sakit pada 15 April 2020 dengan keluhan demam dan batuk. Ia memiliki riwayat penyakit jantung. Pasien tersebut kemudian ditetapkan sebagai PDP dan dirujuk ke RS Regional Sulbar di Mamuju.

Selain itu, almarhum yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) ini juga pernah kontak dengan warga dari Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). 

Jenazah Almarhum Dimakamkan

Pada pukul 15.20 Wita, Kamis (16/4), jenazah diberangkatkan dari RS Regional Sulbar menuju tempat pemakaman di Kabupaten Pasangkayu.

Pada pukul 19.00 Wita jenazah tiba di lokasi pemakaman dan dievakuasi menggunakan kendaraan ambulance dengan pengawalan Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulbar. Pemakaman sempat terhambat karena Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Pasangkayu yang bertugas mengangkat jenazah dari ambulance ke pemakaman belum tibah di lokasi.

Pada pukul  21.23 Wita, Tim Gugus Tugas Pasangkayu tiba di lokasi dan langsung mengangkat jenazah dari ambulance kepemakaman kemudian dilanjutkan dengan pemakaman. (*)

Laporan: Edison S
Editor: Harmegi Amin

comments