Satlantas Polres Polman Bubarkan Balap Liar di Pantai Bahari

On Friday, April 24, 2020

MASALEMBO.COM

Sejumlah remaja menggelar balapan liar di pantai Bahari Polewali. (Foto: Asrianto/Masalembo.com)


POLEWALI, MASALEMBO.COM - Aparat kepolisian dari Satlantas Polres Polman membubarkan aksi balap liar di pantai Bahari, Jumat, (24/4/2020) subuh.

Para pelaku balap liar langsung kocar-kacir meninggalkan lokasi arena balap liar saat melihat kedatangan polisi menggunakan mobil patroli. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan pelaku balap liar. Namun, para pelaku kabur masuk kedalam gang yang sempit.

Aksi balap liar di pantai Bahari memang marak terjadi saat bulan suci ramadan. Biasanya balap liar ini digelar usai shalat tarwih atau shalat subuh. Selain pantai Bahari, beberapa titik yang kerap dijadikan lokasi balap liar seperti di alun-alun, sport center, Wonomulyo, Mapilli, Campalagian dan Tinambung.

Hal ini dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengendara jalan yang melintas sebab dapat membahayakan masyarakat.

"Sangat mengaganggu pak, karena mereka biasa menutup jalan dan saya harus memutar arah kembali," kesal Sahrudin, salah satu warga sekitar.

Warga berharap pihak kepolisian rutin menggelar patroli dan menempatkan personilnya di lokasi yang menjadi arena balap liar.
"Ini kan bulan suci, tidak etis kalau dicederai dengan aksi seperti ini," katanya.

Kasat Lantas Polres Polman AKP Rusli Said mengatakan, balap liar ini adalah perilaku kambuhan dari anak-anak remaja, dimana pelaku biasanya hanya datang duduk-duduk di pantai, namum karena melihat rekannya atau kelompok lain ikut balap liar mereka pun terpancing dan ikut-ikutan.

"Mereka kadang ikut-ikutan lihat temannya kalau sudah terpancing balapan. Kayaknya ini sudah menjadi trend di kalangan mereka," kata mantan Kasat Lantas Polres Majene ini.

Rusli mengatakan, di kecamatan Polewali, ada dua lokasi yang biasa dijadikan arena balap liar, yakni pantai Bahari dan sekitar alun-alun. Olehnya, Kasat Lantas berharap kepada masyarakat dan orang tua agar mengontrol anak-anaknya yang sedang keluar rumah.

"Kami himbau kepada anak-anak muda ini, agar kesadarannya tidak usah menggelar balap liar, karena hal ini sangat membahayakan bagi diri sendiri dan pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan ramai kendaraan," pesannya. (*)

Laporan: Asrianto S
Editor: Harmegi Amin

comments