-->
https://rajaview.id/l1zfvR2Icz3Zr9hvg4vbpSO76Foy6i8uVNn6HXHq

Hot News

Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Sumenep Terus Bertambah

On Tuesday, June 23, 2020

MASALEMBO.COM

Ilustrasi (inet)

SUMENEP, MASALEMBO.COM - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur terus bertambah. Hari ini, Senin (22/06) ada 10 tambahan kasus dari berbagai klaster.

Menurut, Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, saat ini total kasus positif di Sumenep telah mencapai 35 kasus. Ferdian juga memastikan bahwa penambahan pasien postif Covid-19 tersebut sudah berdasarkan hasil yang didapat dari test swab yang merupakan prosedur kesehatan penangan Covid-19.

Ferdian Tertajaya sebagai Humas p
Penanganan Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep merinci 10 orang penambahan pasien postif Covid-19 dari berbagai klaster tersbut. Untuk pasien nomor 26 adalah perempuan 53 tahun asal Kecamatan Rubaru. Pasien adalah hasil tracing dari salah satu perusahaan di Sumenep yang sebelumnya dikonfirmasi positif. Pasien nomor 27 adalah perempuan 37 tahun asal Kecamatan Rubaru. Ia bekerja di Bulog Surabaya. Pasien nomor 28, perempuan 25 tahun asal Kecamatan Lenteng. Pasien ini adalah karyawan salah satu perusahaan di Sumenep. Saat diwawancara petugas, pasien mengaku pernah dirapid test oleh perusahaan dan hasilnya reaktif sehingga pasien diistirahatkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari.

Untuk, pasien nomor 29, yakni lelaki 51 tahun asal Kecamatan Kota. Pasien adalah seorang ASN di lingkungan Pemkab Sumenep. Berdasarkan informasi yang beredar, ia adalah salah satu Kepala Dinas di Sumenep.

Pasien nomor 30, adalah perempuan 34 tahun asal Kecamatan Lenteng. Ia adalah salah satu karyawan perusahaan di Kabupaten Sumenep. Wawancara yang dilakukan petugas, ia mengaku pernah dirapid test oleh perusahaan dan hasilnya reaktif, sehingga diistirahatkan untuk isolasi mandiri.

Sama halnya dengan pasien nomor 30, pasien nomor 31 adalah perempuan 31 tahun asal Kecamatan Batuputih. Ia juga bekerja di salah satu perusahaan di Sumenep. Saat diwawancara, ia juga mengaku pernah di rapid test oleh perusahaan dan hasilnya reaktif. Sehingga diistirahatkan untuk isolasi mandiri.

Untuk pasien nomor 32, yaitu perempuan 53 tahun asal Kecamatan Guluk-Guluk. Sebelumnya, ia memang berstatus PDP dan dirawat di RSI Garam Kalianget. Selain itu, pasien nomor 33, lelaki 48 tahun asal Kecamatan Batuan yang sebelumnya juga berstatus PDP dan juga dirawat di RSI Garam Kalianget.

Pasien nomor 34 merupakan perempuan 50 tahun asal Kecamatan Kota Sumenep. Ia merupakan salah satu ASN di lingkungan Pemkab Sumenep. Terakhir, pasien nomor 35, yaitu perempuan 38 tahun asal Kecamatan Dasuk. Ia adalah karyawan perusahaan di Sumenep.

Untuk Pasien Nomer 35 tersebut, diperoleh sebuah informasi kalau pasien tersebut pernah dilakukan rapid test sebelumnya oleh perusahaan yang menajdi tempat pasien bekerja dan hasilnya reaktif.

Wawancara yang dilakukan petugas, diperoleh informasi bahwa pasien nomor 35 ini sebelumnya pernah dilakukan rapid test oleh perusahannya dan hasilnya reaktif. Sehingga ia diistirahatkan oleh perusahaan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Sementara itu, untuk semua pasien terbaru hari ini dilakukan perawatan di tiga tempat yaitu, RSUD dr. Moh Anwar Sumenep dan isolasi darurat yang sudah dipersiapkan Pemda di Islamic Center yang tereletak di Kecamatan Batuan Sumenep, dan 2 pasiean yaitu pasien nomer 32 dan 33 dirawat di RSI Garam Kalianget. Kecuali pasien nomor 32 dan 33 yang sebelumnya berstatus PDP, mereka dirawat di RSI Garam Kalianget. (*)

Pewarta: Khairullah Thofu
Editor: Harmegi A

comments