Rapat Bersama DPRD, Sekda Tanah Bumbu Ingatkan SKPD Tak Habiskan BTT

On Tuesday, June 23, 2020

MASALEMBO.COM

Rapat bersama DPRD di dewan Tanah Bumbu, Senin 22 Juni 2020 kemarin (Foto: Adi Putra)


BATULICIN, MASALEMBO.COM - Guna mengantisipasi pembengkakan biaya penanganan COVID-19, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya melakulan efisiensi dan efektifitas belanja. Salah satu bentuk efisiensi dan efektifitas itu diantaranya dengan mengefektifkan Sumbangan Pihak Ketiga (SPK), baik dari swasta maupun masyarakat.

Selain itu, Pemkab Tanah Bumbu juga terus memperingatkan SKPD-SKPD yang bertugas langsung menangani COVID-19 agar lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan Dana Alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT), yang jumlahnya memang lebih besar karena adanya realokasi dan refocusing APBD yang ditujukan sebagai upaya penanganan COVID-19.

Kebijakan efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran itu diungkapkan Sekertaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Rooswandi Saleem dalam rapat bersama DPRD di dewan Tanah Bumbu, Senin (22/06/2020) kemarin. 

"Saya selalu mengingatkan kepada SKPD terkait, jangan merasa BTT banyak lalu semuanya mau dihabiskan," ujar Rooswandi.

Ia menjelaskan bahwa salah upaya efisiensi diantaranya dalam pengadaan alat rapit test tidak sepenuhnya menggunakan anggaran yang disediakan melaui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), namun sebagian menggunakan bantuan dari pihak swasta yang jumlahnya cukup banyak.

Masih menurut Rooswandi, upaya efisiensi anggaran itu dimaksudkan untuk menjaga agar dalam APBD perubahan nanti belanja-belanja yang direalokasi dan refocusing dapat dikembalikan. "Yang terpenting dari itu kita sudah sepakat bahwa di perubahan APBD nanti dimana belanja-belanja yang sudah dihilangkan akan dikembalikan," jelasnya.

"Terutama belanja yang prioritas seperti urusan wajib pemerintah, seperti lelang yang sudah dibayar pada tahap pertama agar tidak menjadi hutang bagi pemerintah daerah,” lanjutnya. (*)

Pewarta: Adi Putra
Editor: Harmegi Amin

comments