-->

Debat Publik Pilkada Majene Kedua, PKB Nilai Patma-Lukman Masih Unggul

On Sunday, November 29, 2020

MASALEMBO.COM

Paslon Nomor 1 Patmawati Fahmi-Lukman (Foto: Tangkap layar sreaming youtube debat publik kedua Pilkada Majene 2020)


MAJENE, MASALEMBO.COM - Debat Publik Pilkada Majene kedua kembali digelar, Sabtu (28/11/2020). Dua paslon kembali beradu argumen di tiga sesi yang sediakan penyelenggara debat KPU Majene yang digelar di aula Tamajarra Gedung LPMP Rangas, Kecamatan Banggae.

Masing-masing paslon mendapat kesempatan memaparkan visi-misi dan menjawab pertanyaan dari panelis. Kedua paslon juga saling beradu argumen melalui sesi saling tanya antar kandidat.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) PKB Majene Muhammad Irfan menyoal debat publik ini menganggapi, paslon nomor 1 lebih unggul dalam memaparkan program. Sementara paslon 2 dinilai cenderung "mengambang" dan bersifat general.

"Pasangan nomor 1 dari sekian pertanyaan moderator mampu dijawab dengan ide dan gagasan, ditambah dengan paparan data yang termuat dalam capaian dan visi-misi MP3 selanjutnya, sementara pasangan nomor urut 2 beberapa pertanyaan moderator tidak terjawab baik atau salah jawab. Misalnya ada yang dijawab kalau terpilih akan mengumpulkan stakeholder untuk membicarakan Majene kedepan, semestinya kan sudah ada visi dan misi yang diejawantahkan, kok ini seolah belum siap ya, ibaratnya baru mau mencari masalah, mengumpulkan stakeholder untuk membicarakan arah kebijakannya itu," jelas Irfan.


Secara keseluruhan, Irfan menilai, jika debat kedua Pilkada Majene kali ini masih didominasi oleh paslon nomor 1, Patmawati Fahmi-Lukman (PALU). Seperti juga pada debat pertama lalu, Ia menilai penyampaian visi-misi Patma-Lukman lebih lugas dan gamblang, serta bisa mengeksplorasi contoh-contoh di lapangan yang lebih baik dari pemaparan paslon 2 yang sifatnya lebih banyak asumsi.

"Contohnya, misalnya asumsi paslon 2 tentang harga-harga sembako. Menurut saya itu ndak punya data. Hanya asumsi saja seolah-olah harga-harga saat ini sangat melambung tinggi sehingga harus ada program pengendalian harga-harga. Oleh paslon 1 ini dijawab telak dengan data yang akurat bahwa Pemkab Majene terbaik pertama pengendalian inflasi di wilayah Sulawesi dan meraih piala presiden," pungkas alumni Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Semarang (UNS) Jawa Tengah ini. (ar/red)

comments