-->

Hati-hati Posting Sertifikat Vaksinasi COVID-19 di Medsos, Ini Alasannya

On Kamis, Mei 27, 2021

MASALEMBO.COM

Ilustrasi vaksin COVID-19 [net]


JAKARTA, MASALEMBO.COM - Tak sedikit orang sengaja memposting sertifikat vaksinasi COVID-19 di media sosial, baik Facebook, Twitter, WhatsApp atau jenis medsos lainnya. Ya, mungkin mereka hanya iseng? Atau hanya untuk berbagai info ke kawan-kawannya. Entah apalah, padahal itu bisa mengundang bahaya loh. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sendiri bahkan sudah memperingatkan agar orang yang sudah divaksi tak memposting sertifikatnya ke dunia maya.

"Hati-hati membagikan sertifikat #vaksinasi di media sosial karena sertifikat vaksin berisi nama Anda dan detail pribadi lainnya," demikian cuitan Kementerian Dalam Negeri melalui akun Cyber Dost di Twitter seperti dikutip rakyatku.com, Selasa (27/5/2021).

Menurut Kemendagri sebagaimana lanjutan tweet tersebut, banyak orang yang memposting sertfikat vaksinasi COVID-19 secara tidak sadar telah membagikan data pribadi mereka di dalam sertifikat vaksinasi COVID-19 itu. Ini dapat berpotensi disalahgunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Di India sendiri, negara yang santer pemberitaan dengan kasus COVID-19 yang sangat tinggi, Pemerintah telah mengeluarkan himbauan resmi; setiap orang tak boleh memposting sertifikat vaksinasi ke dunia maya. Sebab, ada penjahat dan kejahatan di dunia maya laiknya di dunia nyata.

Nah, Anda yang sudah divaksin dan telah menerima sertifikat? Agar tak mempostingnya. Pun kalau sudah terlanjur diposting, agar segera dihapus atau minimal disetting pribadi agar publik tak melihatnya.

Seperti diketahui, setiap orang akan mendapatkan dosis pertama vaksinasi COVID-19, pemerintah mengeluarkan sertifikat yang menyebutkan nama vaksin yang diterima, bersama dengan waktu dan tanggal menerima vaksinasi. Sertifikat tersebut juga mencantumkan nama pusat vaksinasi dan empat digit terakhir dari kartu Aadhaar. Selain itu, sertifikat juga menyebutkan tanggal dosis kedua.

Namun tahukah Anda, sertifikat yang Anda terima setelah dosis pertama hanyalah sertifikat sementara, Anda akan menerima sertifikat akhir setelah mendapatkan vaksinasi penuh. Sertifikat vaksinasi akan menjadi sama pentingnya dengan kartu Aadhar Anda dalam waktu dekat saat Anda menggunakannya bepergian ke negara lain, kota-kota seperti ketika situasi COVID-19 mereda di India.

Anda akan mendapatkan tautan untuk mengunduh sertifikat Anda sebagai SMS di nomor ponsel terdaftar Anda segera setelah Anda menerima dosis pertama Anda.
Anda juga dapat masuk ke portal Cowin untuk mengunduh sertifikat Anda. Anda juga bisa mendapatkannya dari aplikasi Aarogya Setu menggunakan ID penerima Anda. (Hr/Red)



comments