-->

Wabub Harap Kegiatan Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang Ciptakan Kades Berkualitas

On Senin, Juli 12, 2021

MASALEMBO.COM


Enrekang, Masalembo.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Enrekang melaksanakan kegiatan Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang, Kegiatan tersebut dilaksanakan di villa Bambapuang, Senin (12/07/2021). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan, Koordiv Pengawasan, Amrayadi, S.H dan Wakil Bupati Kabupaten Enrekang, Asman, 

Dalam sambutannya, Asman mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten Enrekang terkait pendidikan politik hari ini. Bawaslu mengundang Forkopinda dan peserta dalam kegiatan adalah ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Se- kabupaten Enrekang,  yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada bulan november mendatang. 

"Dari 29 desa yang akan melaksanakan pilkades serentak bulan November mendatang hampir ada di setiap kecamatan yang ada di kab. Enrekang di antaranya kecamatan,  Maiwa, Baraka, Malua, Masalle, Bungin, Curio dan Baroko." Ungkapnya. 

Lebih lanjut ditambahkannya jug bahwa Kehadiran Bawaslu sangat strategis untuk  kegiatan seperti ini merubah karakter individu yang ada di masyarakat. 

"Kesadaran politik masyarakat kita hari ini belum sampai pada kesadaran kritis." Tambahnya. 

Dirinyapun berharap bahwa Saat ini Pilkades menjadi Ruang uji coba pada pada sebuah kontestis politik untuk bisa memerangi politik uang. 

"Dengan harapan bahwa akan melahirkan pemimpin yang layak dan berkualitas mulai dari pemimpin tingkat bawah seperti kepala desa." Pungkasnya. 

Sementara itu Bawaslu Kabupaten Enrekang, Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan  Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal), Ahmad Saleh mengatakan bahwa pelibatan BPD  sebagai peserta bertujuan untuk memberikan materi pendidikan politik dan pengawasan politik dalam menghadapi pilkades serentak yang akan digelar pada bulan oktober mendatang. 

"Sedangkan, pelibatan pendamping desa tujuanya mendampingi desa dalam proses penyusunan program desa dalam hal kegiatan peningkatan kapasitas dan pendidikan politik." Ungkapnya. 

Lebih lanjut ditambahkannya juga bahwa  Dua lembaga ini menjadi strategis sebagai simpul-simpul informasi terkait tugas pengawasan dan partisipasi politik dalam memerangi politik uang. 

“Diharapkan sinergi dengan  program Bawaslu dalam hal pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif." Pungkanya. (El)

comments