-->

Hingga Hari Ketujuh Nelayan Hilang di Mateng Tak Ditemukan, Pencarian Ditutup

On Selasa, September 21, 2021

MASALEMBO.COM

Dokumentasi pencarian nelayan hilang di Mamuju Tengah oleh Tim SAT Gabungan [Foto: Samsul Bahri/masalembo.com]


MATENG, MASALEMBO.COM - Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian nelayan, Maisal, laki-laki (51) yang dinyatakan hilang di perairan Pangale, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin (20/9/2021).

Pencarian korban tersebut dengan menggunakan 1 unit Rubber Boat milik Basarnas dan 1 unit Rubber Boat milik BPBD Mamuju Tengah, dengan area pencarian hingga radius 17 Nm dan Radial 202° arah selatan barat daya sesuai rencana operasi hari ini.

Upaya pencarian hari ke tujuh ini melibatkan unsur SAR antara lain, Team Rescue SAR Mamuju, Tagana Dinsos Mamuju Tengah, BPBD Mamuju Tengah, Polsek Pangale, PMI Mamuju Tengah, Baznas Mamuju Tengah, masyarakat setempat dan pihak keluarga.

Pada pencarian hari ketujuh ini, Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian hingga pukul 17.00 Wita, dengan hasil korban belum dapat ditemukan serta tidak pula ditemukan tanda-tanda keberadaannya.

Pukul 17.30 Wita Tim SAR Gabungan melaksanakan evaluasi teknis pelaksanaan Operasi SAR dengan menghadirkan seluruh unsur yang terlibat serta pihak keluarga korban. Dengan melihat pelaksanaan operasi SAR telah dilaksanakan secara maksimal selama 7 hari sesuai SOP yang ada, sehingga operasi SAR terhadap Maisal diusulkan untuk ditutup, namun dilanjutkan dengan pemantauan.

Dalam penyataannya, Kepala Kantor SAR Mamuju, Saidar Rahmanjaya, S.H.,M.A.P menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi pencarian ini telah dilaksanakan sesuai SOP yang ada, baik secara perhitungan, metode dan teknis di lapangan.

"Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan semua pihak yang terlibat dan membantu dalam pelaksanaan Operasi SAR ini," kata Saidar

"Sebuah sinergisitas yang harus selalu dijaga dan dikembangkan dalam setiap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan di seluruh wilayah, karena salah satu sifat pelaksanaan operasi SAR adalah tanpa batas wilayah, sehingga tindak awal dalam operasi segera dapat terlaksana," tambah Saidar.

Disamping itu, Saidar mengungkapkan pihaknya turut menghaturkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga, dimana pencarian hingga hari ke tujuh ini korban belum dapat ditemukan. Akan tetapi pelaksanaan operasi SAR ini kami lanjutkan dengan pemantauan, sehingga jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, akan berkoordinasi dan siap untuk menurunkan tim dalam pelaksanaan evakuasi. 

Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pukul 18.00 Wita Kepala Kantor SAR Mamuju menetapkan pelaksanaan Operasi SAR terhadap Maisal, laki-laki 51 tahun, dinyatakan selesai dan ditutup, dilanjutkan dengan pemantauan. (Sam/Red)

comments