Senin Subuh, Mamasa Kembali Diguncang Gempa

On Senin, Mei 13, 2019

MASALEMBO.COM

Titik gempa di Mamasa. ( Sumber : BMKG) 

MAMASA, MASALEMBO.COM - Senin dinihari gempa bumi kembali menguncang Mamasa. Sejak pukul 02 : 5 sampai Pukul 04 : 38 Wita sudah 4 kali gempa dirasakan di Mamasa. Salah seorang warga  Mamasa Meriati, yang sempat dikonfirmasi mengaku kaget  akibat gempa  yang secara berturut–turut  terjadi. 

“Kita sempat kaget karena saat gempa terjadi  secara berturut-turut semua orang di dalam rumah masih tertidur dan terpaksa kita semua bangun. Semoga tidak ada yang lebih besar dari sebelumnya,” kata dia penuh harap, Senin (13/5/2019).

Berdasarkan analisis BMKG yang disampaikan Darmawan, Kepala BMKG Makassar Wilayah IV Makassar saat dikonfirmasi lewat pesan whatsApp mengungkapkan, Pada pukul 02:53:06 Wita gempa bumi tersebut berkekuatan M=3.1 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.86 LS dan 119.45 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 Km Timur Laut Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km. 

Kemudian disusul gempa kedua pada pukul 02:54:16 wita,berkekuatan M=2.8 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.98 LS dan 119.43 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 13 Km Tenggara Kabupaten  Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 3 km.

Pukul 03:27:30 wita, gempa kembali terjadi berkekuatan M=3.0 SR. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 3.016 LS dan 119.48 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 Km Tenggara Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 14 km.

Selanjutnya pukul 04:38:49 wita, gempabumi iberkekuatan M=2.6 SR. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.88 LS dan 119.36 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 5 Km Timur Laut Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada kedalaman 4 km.

“Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa abumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Saddang yang berdekatan dengan pusat epicenter,”terangnya. 

Pihaknya BMKG menghimbau agar  semua masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak pasti kebenarannya. Informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg).(Frd/Shm)

comments