Wabup Lukman Akui ASN di Majene Masih Kurang Disiplin

On Friday, January 10, 2020

MASALEMBO.COM



MAJENE, MASALEMBO.COM - Wakil Bupati Majene, Lukman mengaku bahwa seusai dilantik pada 2016 lalu, dirinya tidak pernah menjumpai peserta acara di kalangan ASN hadir seratus persen.

“Seusai dilantik menjadi Wakil Bupati, saya selalu mengikuti apel pagi di halaman Kantor Bupati Majene, namun saya belum pernah merasakan kehadiran ASN di Lingkup Setda yang full kehadirannya. Saya berharap di tahun 2020 ini supaya semua ASN di lingkup Setda Majene meningkatkan disiplinnya, terutama apel pagi dan apel pulang,” tegas Lukman saat mengikuti Rapat dan Silaturrahmi antar pimpinan Setda Majene dengan pejabat lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Majene yang baru dilantik, di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Jum’at (10/01/ 2020).

Kekesalan Lukman ini memang beralasan, sebab hingga pukul 10.00 Wita hanya sebagaian saja pejabat yang hadir dalam pertemuan itu.

Pada tempat yang sama Bupati Majene, Fahmi Massiara menyebut, di awal 2020 pihaknya telah menyusun personil baru di lingkup Setda.

“Dan ada beberapa bagian yang bertambah sesuai Permendagri dan ditindak lanjuti dalam PerBup,” kata Fahmi Massiara.

Melalui kegiatan silaturrahmi ini kata dia, perlu saling mengetahui satu sama lainnya. Karena, dalam menjalankan roda pemerintahan, markas besarnya berada di Sekretariat Daerah.

“Kita dituntut untuk menjadi pioner dari semua OPD yang ada di Majene, baik itu dari sisi operasional maupun kekompakan. Semua dimulai dari sini,” tegas Fahmi.

Ia lebih menekankan kepada kinerja para Staf Ahli Setda Majene karena mereka dituntut untuk harus punya pemikiran visioner sesuai dengan Tupoksi masing-masing.

“Langsung saja sampaikan ke bupati, wakil bupati atau pun Sekda apa yang menjadi ide dan gagasannya, kita dituntut untuk harus terus berkinerja dan bersinergi dengan unsur Pimpinan Daerah, jangan stagnan,” tegas Fahmi lagi.

“Jangan ada diantara aparat yang hanya sifatnya menunggu saja, yang penting jangan bersikap profokatif, kedepankanlah sikap proaktif dan profesional dalam bekerja sesuai dengan Tupoksi masing masing. Janganlah yang sudah punya jabatan misalnya di Kasubag, namun masih bertingkah seperti staf, karena masing masing punya tanggung jawab,” tambahnya.

Lebih jauh kata dia, dalam bekerja tentu didukung oleh sarana dan prasarana untuk mendukung operasional dalam bekerja.

“Bagaimana sarana dan prasarana itu dapat mendukung kita dalam bekerja, kita harus selalu rasionalistis terutama dalam hal pembelian barang,” ucapnya.

Terkait pembiayaan di bagian yang baru saja dibentuk, sy berharap Kabag Baru yang sudah dilantik untuk berkoordinasi dengan Bagian Keuangan Setda Majene dan Bagian Umum Setda.

Ia juga menyinggung soal penyesuaian TPP yang masih banyak kekurangan disana sini.

“Kita sudah dikonsultasikan ke Pusat, Alhamdulillah Kabupaten Majene paling proaktif dalam mengurus TPP di daerah dan Insyaa Allah tahun ini juga akan naik TPP para ASN Majene dan akan disesuaikan dengan kemampuan keungan daerah. Akan ada TPP khusus bagi ASN yang bertugas di daerah terpencil atau terjauh,” ungkap Fahmi Massiara.

Dengan kenaikan TPP, Fahmi berharap agar ASN Majene meninggalkan cara cara lama.

“Kita harus tunjukkan kemampuan masing-masing dalam berkinerja di lingkup Pemkab Majene. Yang penting sekarang, adalah saudara bekerja dengan baik, ada sesuatu yang tidak berkenan supaya dikomunikasikan, supaya tidak stagnan atau jalan ditempat masalahnya,” harap Fahmi.

“Harapan kita tak lain untuk membangun sinergitas dalam lingkup Setda. Kita harus paham jalur koordinasi dari semua Asisten dan Staf Ahli sampai ke Bagian-Bagian yang ada di Setda. Bila perlu, adakan pertemuan secara berkala dengan semua jalur koordinasi terkait,” imbuhnya. (Adv/red)

comments